Suara.com - Agung Hercules saat ini tengah dirawat di RSUD Kota Tangerang, Banten, akibat mengidap kanker otak glioblastoma stadium 4.
Akibat kanker ganas ini, sekarang lelaki yang terkenal dengan Goyang Barble-nya itu terlihat kurus. Tubuh serta otot kekar yang dulu identik dengan dirinya kini telah berubah.
Salah seorang sahabatnya, Ozy Syahputra, mengaku sudah melihat gejala kanker ganas ini sejak setahun yang lalu saat Agung akan manggung.
"Sudah lama banget kita pernah syuting bareng pernah acara bareng. Jadi sudah lama banget. Dan terakhir dia bilang sedang sakit waktu itu nggak bisa jalan," kata Ozy Syahputra saat ditemui di Gedung Nyi Ageng Serang, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (17/6/2019).
Kata Ozy Syahputra, saat itu Agung Hercules meminta kepada panitia untuk meninggalkan lokasi acara karena mengeluh sakit.
Kanker otak, tidak hanya glioblastoma saja. Ada beberapa jenis kanker otak lainnya.
Menurut National Brain Tumor Society, tumor otak memiliki lebih dari 120 jenis. Beberapa tumor otak, seperti glioblastoma multiforme, ganas dan mungkin tumbuh cepat. Jenis tumor otak lainnya, seperti meningioma, mungkin tumbuh lambat dan jinak.
Tumor otak primer terbentuk dalam sel-sel otak dan dikategorikan berdasarkan jenis sel atau di mana di otak mereka pertama kali berkembang, melansir Cancer Center.
Misalnya, astrositoma terbentuk dalam sel berbentuk bintang yang disebut astrosit. Tumor hipofisis ditemukan di kelenjar hipofisis di bagian bawah otak.
Baca Juga: Agung Hercules Sakit Kanker Glioblastoma, Lebih Berbahaya pada Lelaki
Tumor otak primer yang paling umum disebut glioma, yang berasal dari jaringan glial (suportif). Sekitar sepertiga dari semua tumor otak primer dan tumor sistem saraf lainnya terbentuk dari sel glial.
Tapi tidak semua tumor otak adalah kanker, meski sebagian besar tumor otak bersifat kanker.
Misalnya, lebih dari setengah dari semua glioma yang didiagnosis pada orang dewasa adalah glioblastoma, suatu bentuk kanker otak yang sangat agresif.
Ependymoma dan oligodendroglioma juga merupakan jenis tumor otak yang mungkin ganas. Tetapi tidak semua tumor otak akan menjadi kanker.
Berikut beberapa jenis kanker otak lain selain yang diidap Agung Hercules.
1. Astrositoma
Berita Terkait
-
Sempat Diderita Epy Kusnandar, Berapa Lama Orang dengan Kanker Otak Bisa Bertahan Hidup?
-
6 Penyebab Kanker Otak, Penyakit yang Sempat Diderita Epy Kusnandar Sebelum Meninggal Dunia
-
Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak
-
Jadi Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia, Kenali Tanda Kanker Otak di Setiap Anggota Tubuh
-
Ketahui Faktor Genetik dan Lingkungan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Otak
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026