Suara.com - Seorang balita bernama Ryleigh Godfrey dari Somerset awalnya dikira hanya salah bantal atau posisi tidur salah saat memegangi lehernya yang miring sebelah. Namun, ternyata jauh lebih menakutkan daripada itu.
Sang ibu, Kay Parsons menyadari ada yang salah setelah menonton videonya yang memperlihatlan putrinya memegangi lehernya yang miring ke satu sisi.
"Itu konstan dan pada awalnya semua orang mengira karena posisi tidur, bahkan dokter juga. Akan tetapi, saat itu terjadi lebih dari seminggu, aku tahu itu bukan karena tidur," katanya dilansir dari Daily Mail.
Bukan hanya soal leher, Ryleigh juga mulai muntah di waktu yang sama setiap malam. Penyakitnya akhirnya terungkap setelah ibunya menunjukkan rekaman video itu ke dokter.
Anak itu lantas dirujuk untuk pemindaian MRI. "Saat itulah dunia kita hancur. Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan bagaimana rasanya," katanya saat diberi tahu dokter putrinya ternyata mengidap tumor otak stadium 3.
Tumor yang diderita Ryleigh telah tumbuh di batang otaknya sehingga membuatnya sulit dijangkau oleh ahli bedah. Ia lantas di rujuk ke rumah sakit di Bristol, di mana dokter melakukan radioterapi, kemoterapi, dan 13 operasi.
"Operasi pertama Ryleigh berlangsung 20 jam meskipun kami diberi tahu untuk berharap operasinya berlangsung antara 8-12 jam," kata Parsons.
"Rasanya seperti seumur hidup dan ayahnya, Lee, dan saya sangat takut," imbuhnya.
Ryleigh telah menyelesaikan seluruh kemoterapinya dan bisa merayakan ulang tahunnya yang ke-3. Namun, ternyata semua tak berhenti di situ.
Baca Juga: Beda dengan Migrain, Ini 4 Tanda Sakit Kepala karena Tumor Otak!
Tumor Ryleigh tidak bisa dihilangkan, tetapi melalui pemindaian pada Januari mengungkapkan semuanya stabil dan tidak tumbuh. Meski begitu ia harus tetap menjalani perawatan.
"Tumor itu membutuhkan lebih banyak perawatan," ungkap Parsons.
Radioterapi terkadang dilakukan setelah seseorang berjuang melawan kanker untuk mencegah penyakit itu kembali lagi.
Berita Terkait
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak
-
Epilepsi 16 Tahun Sembuh! Tonton Perjuangan Tim Dokter dalam Film Awake Brain Surgery
-
Jadi Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia, Kenali Tanda Kanker Otak di Setiap Anggota Tubuh
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
Terkini
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini