Suara.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi yang disebut juga hipertensi arteri adalah kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat.
Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah.
Kondisi ini membuat seseorang berisiko mengalami stroke, serangan jantung, gagal jantung, aneurisma arteri hingga ginjal kronik.
Karena itu, seseorang dengan tekanan darah tinggi harus mengonsumsi obat-obatan hingga akupuntur. Tetapi, ada pula cara lainnya yang bisa untuk mendukung pengobatan secara medis.
Sayangnya, tekanan darah tinggi ini tidak mudah diketahui lebih awal dan beberapa orang mungkin tidak menyadari kondisi ini.
Melansir dari Bright Side, bahkan dokter menyebut kondisi ini sebagai pembunuh diam-diam karena konsekuensinya sangat serius tapi risikonya berkembang perlahan seiring waktu.
Adapun beberapa gejala seseorang mengalami tekanan darah tinggi yang bisa digunakan sebagai pedoman mendeteksi tekanan darah tinggi.
1. Sakit kepala
2. Masalah penglihatan
Baca Juga: 5 Manfaat Kesehatan Teh Rosella, Tak Cuma Turunkan Tekanan Darah
3. Dada dan telinga berdebar
Konsekuensinya jika tekanan darah tak segera ditangani bisa berkembang menjadi serius, seperti stroke, gagal jantung dan demensia.
Meskipun ada banyak obat yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Ada pula cara alami lainnya yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi tanpa biaya.
Caranya dengan tekan salah satu ujung jari Anda menggunakan pena dan tahan selama 1 menit untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
Selanjutnya, Anda juga bisa menekan sepanjang garis antara jempol kaki dan telunjuk kaki menggunakan pena selama 3 detik.
Lalu istirahatlah selama 5 detik dan ulangi lagi langkah tersebut selama 2 menit sekaligus terapkan di kaki satunya.
Berita Terkait
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Hipertensi Dominasi Keluhan Pemudik di Stasiun Gambir, Kemenkes Siagakan Layanan Kesehatan Gratis
-
Konten Soal Penyakit TBC Dianggap Menyesatkan, Bude Wellness Tuai Kritik Dokter
-
Linglung hingga Tabrakan: Mengapa Tramadol Ilegal Masih Leluasa Dijual?
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga