Suara.com - Aktris senior Ade Irawan dikabarkan sedang menderita penyakit jantung. Bahkan pada Juni lalu ibu dari Dewi Irawan ini sempat dirawat di ruang ICU di salah satu rumah sakit Jakarta.
Untungnya, sekarang Ade Irawan sudah diperbolehkan untuk menjalani rawat jalan. Menurut Dewi, kegiatan Ade sekarang hanya tinggal di rumah.
Sepulangnya dari rumah sakit dokter juga menyarankan artis 82 tahun ini untuk sering berjemur. Sebab bintang 1960-an itu lebih sering menghabiskan waktu di dalam ruangan.
"Mungkin karena dia semakin tua gitu, dia semakin tua menghabiskan waktu di depan TV di kamar, sudah gitu nggak pernah berjemur. Kalau jalan juga kita ke mal, nonton bioskop jadi selalu ruangannya tertutup. Karena itu katanya harus banyak berjemur, kena matahari," kata Dewi Irawan.
Sebuah studi telah membuktikan jika orang tua jika terpapar sinar matahari dalam jumlah yang tepat dapat memberikan manfaat kesehatan.
Melansir Cleveland Clinic, Sinar matahari menyebabkan tubuh memproduksi vitamin D. Vitamin ini dapat mengurangi risiko patah tulang, serangan jantung serta stroke pada orang tua.
Selain itu, vitamin D juga mengurangi risiko kanker kolorektal.
Sedangkan menurut ahli kesehatan Ronan Factora, MD, sinar matahari memiliki manfaat tersembunyi lainnya. Dengan kekuatannya menghasilkan vitamin D, ini melindungi terhadap depresi, insomnia dan sistem kekebalan yang terlalu aktif.
"Ada beberapa hubungan antara paparan sinar matahari dan peningkatan fungsi otot, kesehatan tulang dan kardiovaskular, peningkatan mood, bahkan peningkatan fungsi kognitif," kata Dr. Factora.
Baca Juga: Ade Irawan Diminta Rajin Berjemur, Ini Manfaat Sinar Matahari bagi Jantung!
Agar tetap seimbang, tidak perlu berjemur lama-lama di bawah sinar matahari dan setiap hari, tetapi beberapa hari dalam seminggu saja.
Berita Terkait
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Waspada, 5 Masalah Kesehatan Ini Bisa Muncul Akibat Kurang Berjemur
-
Heartology Cetak Sejarah: Operasi Jantung Kompleks Tanpa Belah Dada Pertama di Indonesia
-
Kolesterol Jahat Masih Tinggi, 80 Persen Pasien Jantung Gagal Capai Target LDL-C
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru