Suara.com - Bagi Anda yang suka menggunakan tato pacar atau henna di tangan, nampaknya mulai sekarang harus lerbih berhati-hati. Apalagi jika anak Anda yang menggunakan henna di tangannya.
Anak-anak yang menggunakan henna di tangannya berisiko mangalami reaksi kulit yang menyakitkan dan jaringan parut permanen.
Saat ini memang semakin banyak orang yang menghias tangannya menggunakan henna atau tato pacar, mereka memandangnya sebagai seni tubuh.
Biasanya orang-orang melukis tangannya menggunakan henna berwarna hitam karena lebih jelas dan melekat. Padahal henna berwarna hitam inilah yang justru berbahaya untuk kulit.
Pada dasarnya, henna terbuat dari bahan-bahan alami yang berasal dari pohon. Tetapi, henna berwarna hitam mengandung bahan kimia beracun yang disebut paraphenylenediamine (PPD).
Zat kimia beracun pada henna hitam ini bisa menyebabkan reaksi alergi dan kerusakan kulit secara permanen.
"Khususnya anak-anak bisa mengalami reaksi ekstrem pada kulitnya akibat menggunakan henna ini, seperti kulit melepuh, luka terbuka dan luka bakar akibat bahan kimia di dalamnya," kata dr. Ryan Harvey dari House Call Doctor's dikutip dari 10daily.
Pada 2017 silam, seorang gadis usia 7 tahun, Madison Gulliver menderita luka bakar dan kulitnya melepuh akibat menggunakan henna hitam di tangannya saat pergi liburan.
Setelah beberapa hari menggunakan henna, kulitnya terasa gatal sampai akhirnya berubah menjadi luka bakar.
Baca Juga: Gigitan Semut Charlie Buat Kulit Melepuh, Begini Cara Mengatasinya!
Akibatnya, tangannya pun harus dibalut menggunakan perban selama 6 bulan untuk meminimalisisr jarinan parut.
Berita Terkait
-
IQOS ILUMA i: Perangkat Pemanas Tembakau Baru dengan Fitur Inovatif
-
BPOM Ungkap 61 Item Herbal Berzat Kimia "Lolos" Izin Edar: Didominasi Obat Kuat dan Pegal Linu
-
Ngerinya Bencana Kimia di Jalanan Bikin Geger Jelang Libur Nataru 2024: Puluhan Kendaraan Jadi Korban
-
Kenapa Semut Selalu Berjalan Lurus?
-
Lebih Parah Overclaim, Produk Skincare dengan Zat Kimia Tak Sesuai Sudah Langgar Aturan BPOM
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya