Pertama, pastikan telapak kaki Anda rata di lantai, posisikan telinga dan bahu sejajar, jangan bungkuk atau memiringkan kepala. Bila perlu, gunakan penyangga gadget untuk mendukung berat handphone, laptop, atau tablet Anda.
Gunakan headset atau speaker agar kepala tidak maju ke depan untuk mendengarkan suara lebih jelas. Anda juga bisa menyangga bagian punggung bawah dengan bantal kecil saat duduk agar posisi punggung tetap terjaga.
2. Minum obat yang mengandung ibuprofen, vitamin B1, B6, dan B12
Nah, 3K alias kram, kebas, dan kesemutan disertai pegal karena main gadget terlalu lama juga bisa diredakan dengan mengonsumsi obat pereda kram. Pilih obat yang mengandung ibuprofen sebagai pereda nyeri serta vitamin neurotropik B1, B6, dan B12 untuk menjaga dan memelihara kesehatan saraf.
Vitamin B6 mampu mencegah kerusakan saraf dan vitamin B1 dapat mencegah degenerasi saraf serta kesemutan di seluruh tubuh. Sedangkan vitamin B12 berpotensi membantu tubuh memproduksi zat mielin yang melindungi saraf di tubuh Anda.
Sebelum dikonsumsi, baca dulu aturan pakai yang tertera pada kemasan obat.
3. Selingi dengan peregangan
Kesemutan dan nyeri kram karena main gadget kelamaan juga dapat diatasi dengan melakukan peregangan pada tubuh. Lakukan peregangan dan istirahat main handphone atau gadget jenis apa pun kira-kira setiap 20 menit sekali.
Peregangan dan istirahat bisa diisi dengan berdiri, putar bahu, putar leher, atau berjalan-jalan sebentar untuk meningkatkan aliran darah di sekitar tangan, leher, dan punggung.
Baca Juga: Ditinggal Mudik, Lima Gadget Ini Bikin Rumah Aman
Walaupun bisa diatasi dengan cara di atas, hindari bermain gadget terlalu lama untuk mencegah kram dan kebas pada tubuh yang berlebihan Anda karena karena kalau terus dibiarkan bisa tidak baik pada kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli