Suara.com - Baru saja kehilangan suaminya, seorang wanita kembali menelan kenyataan pahit. Ia harus merelakan kepergiaan putranya yang meninggal 24 jam kemudian.
Dilaporkan Mstar, peristiwa ini terjadi di Kulim, Kedah, Malaysia. Ayah dan anak itu meninggal karena stroke. Keduanya meninggal hampir di jam yang sama, yaitu sekitar pukul 11.00 malam waktu setempat.
Salmah Mohamad (65) mengaku hancur atas kematian dua orang yang dicintainya dalam waktu yang tak berselang lama. Suaminya, Mohd Ali Awang (70) menderita stroke sejak Mei 2018, sementara putra mereka, Harul Shahrin (38) juga mengalami penyakit yang sama sejak 2016.
Ia mengatakan, suaminya meninggal di rumah pada Senin (15/7/2019). Putranya yang dipanggil Yon juga meninggal di Hospital Kulim keesokan harinya, Selasa (16/7/2019) sekitar jam 11.00 malam waktu setempat, jam yang sama dengan ayahnya.
Menurut Salmah, suaminya meninggal di depan Yon. Hal itu membuatnya shock. Setelah itu, Yon mengalami kejang dan menangis. Tubuhnya dingin dan ia mulai berkeringat. Yon tidak bisa bernapas dengan normal pada malam itu.
Karena kondisinya, Yon lantas dilarikan ke rumah sakit pada hari Selasa pukul 09.30 malam. "Dia anak yang baik, tidak pernah marah atau berdebat dengan saya. Bahkan ketika saya ingin membuat kue, dia tidak membiarkan saya karena ia khawatir saya akan lelah," katanya.
Yon pun dimakamkan di sebelah ayahnya. Salmah mengatakan, tak ada kata-kata yang bisa menggambarkan rasa kehilangannya.
Berita Terkait
-
Intip Wanita Pemandu Kereta Odong-odong di Toilet, ABG 18 Tahun Ditangkap
-
Malaysia Bela Palestina dan Iran, Tangkap 8 Warga Israel yang Nyasar karena AI
-
Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem