Suara.com - Simple Banget, Pola Makan Sehat Ala Laudya Cynthia Bella
Pola makan sehat kini semakin digemari masyarakat, termasuk selebriti Laudya Cynthia Bella.
Meski begitu, pola makan sehat yang ia jalani tidak terlalu ekstrim, bahkan cenderung simple. Seperti apa?
Diakui Laudya Cynthia Bella memang tidak mudah untuk mengubah total kebiasaan makan sembarangan. Namun, perlahan ia mulai mengurangi makanan-makanan yang tidak baik dikonsumsi bagi kesehatan tubuh.
"Sekarang aku sudah jarang sekali makan nasi putih. Kalau pun makan itu sedikit, hampir dua tahunlah aku jarang makan nasi. Aku juga tidak mengkonsumi minyak atau makanan yang terkandung minyak. Kalau pun mesti pakai minyak, itu pemakaiannya sedikit sekali," kata Bella saat ditemui Suara.com dalam acara bertema Cerita Rasa bersama Masako di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (24/8/2019).
Sebagai pengganti, Bella mengaku lebih banyak mengkonsumsi makanan yang direbus atau mentah. Kini perempuan 31 tahun itu lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat dan pastinya menghindari daging.
"Aku makannya sekarang banyak rebus-rebusan dan lalapan. Sayur dan buah itu penting banget, dan pastinya selain makanan minumannya pun harus dijaga, tidak boleh sembarangan lagi," ungkapnya.
Saat ini Bella banyak menghindari minuman bersoda, minuman kemasan, dan minuman yang mengandung gula. Personel BBB ini lebih memilih minum air mineral dan membuat minuman fermentasi.
Baca Juga: 6 Tips Terbaik untuk Menciptakan Pola Makan Sehat
"Air putih itu adalah minuman yang paling baik. Kalau ingin minum manis biasanya aku tambahkan madu dan perasan lemon supaya ada rasanya. Untuk minuman fermentasi aku belajar dari salah satu ustad sunnah, jadi aku sering buat minuman pakai potongan semangka yang dicampur garam himalaya atau sea salt yang rendah yodium, kemudian dicampur lagi pakai strowberi, apel, segala jenis sayuran untuk minum. Ada juga fermentasi kurma dengan jumlah ganjil yang didiamkan 6-8 jam untuk diminum," pungkas Bella.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital