Suara.com - Dukung Area Kerja Ramah Anak, Menteri Yohana Resmikan Kids Room.
Anak merupakan masa depan bangsa dan cikal bakal lahirnya suatu generasi baru yang kelak akan menjadi penerus cita-cita perjuangan bangsa.
Anak memiliki peran yang sangat strategis dalam Pembangunan Nasional, maka tentunya kita sangat mengharapkan mereka menjadi manusia-manusia yang berkualitas.
Hal itulah yang disampaikan Menteri Yohana saat menjadi keynote speakers dalam Hari Anak Nasional Talkshow Tokopedia dengan tema "Area Kerja yang Ramah untuk Orangtua dan Anak".
"Saya sangat menyambut baik komitmen yang dibangun oleh Tokopedia untuk menyediakan kids room bagi para karyawannya. Ini merupakan bukti nyata dari dukungan kalangan dunia usaha untuk mengimlementasikan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Permen PPPA) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penyediaan Sarana Kerja yang Responsif Gender dan Peduli Anak di Tempat Kerja," ujarnya di Tokopedia Tower, Jakarta (26/7).
Menteri Yohana menambahkan dengan adanya kids room diharapkan anak-anak dapat bermain, berkreatifitas, memperoleh edukasi, sehat, dan sejahtera tanpa merasa khawatir jauh dari orangtua mereka. Sebaliknya para orangtua tetap dapat bekerja dengan tenang tanpa perlu ada kekhawatiran untuk kehilangan waktu bersama anaknya. Tentunya kondisi seperti ini juga dapat mendukung proses tumbuh kembang anak dengan baik.
Sementara itu Chief Operating Officer (COO) Tokopedia, Melissa Siska Juminto menyampaikan pengalamannya sebagai ibu dari dua orang balita yang juga tetap menjalankan perannya sebagai COO perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia.
"Berawal dari keresahan dan pengalaman pribadi saya sebagai seorang pimpinan perusahaan dan ibu dari 2 orang anak, saya ingin mengintegrasikan keluarga dan peran saya dalam perusahaan. Keseimbangan antara waktu saya dengan keluarga dan pekerjaan menjadi sangat penting mengingat harmoni dari keduanya akan membuat berpengaruh terhadap kinerja saya sebagai COO,” tambah Melissa.
Jumlah karyawan di perusahaannya saat ini sudah mencapai 4ribu orang, dengan jumlah karyawan yang sudah menikah baru sekitar 300 orang yang mana kedepannya jumlah ini akan terus bertambah dan tentunya membutuhkan ruang kerja yang ramah anak dan orangtua.
Baca Juga: Rayakan Hari Anak Nasional 2019, Ini Pesan Penting Menteri Yohana
“Untuk itu kami menghadirkan fasilitas berupa kids room agar dapat memungkinkan para karyawan untuk dapat membawa anaknya ke tempat kerja. Hal ini juga dapat mendukung kesetaraan gender di tempat kerja, dimana tokopedia ingin tetap melahirkan pemimpin perempuan untuk dapat mengembangkan karir dan prestasinya disaat bersamaan pula mereka tetap dapat menjalankan perannya sebagai ibu bagi anak-anaknya,” ujar Melissa.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) juga akan terus berupaya dalam mengembangkan area kerja yang ramah perempuan dan anak dengan melakukan perjanjian dan kerjasama dengan perusahaan atau dunia usaha.
Salah satunya kerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) sebab perusahaan Indonesia juga harus memiliki tanggung jawab moral untuk terus mewujudkan anak Indonesia yang sehat, tumbuh dan berkembang, cerdas, ceria, berakhlak mulia, terlindungi dari kekerasan, diskriminasi dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
“Peresmian kids room ini dilakukan bertepatan dengan HAN 2019 yang baru saja usai diperingati beberapa hari yang lalu. Namun gaung dan semangat HAN tidak boleh berhenti. Tema HAN yang diangkat tahun ini yaitu “Peran Keluarga dalam Perlindungan Anak” harus terus menerus dikumandangkan agar semakin banyak keluarga di Indonesia yang sadar untuk membangun ketahanan keluarga demi masa depan anak mereka juga masa depan bangsa Indonesia,” tutup Menteri Yohana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi