Suara.com - Millen Cyrus alias Millendaru, keponakan Ashanty kembali mengundang perhatian setelah mengaku secara spontan sudah melakukan cangkok rahim.
Millendaru mengaku telah melakukan cangkok rahim ketika menjadi bintang tamu talkshow di program Bisik-Bisik Tetangga dari Youtube MOP Channel milik Ruben Onsu.
"Saya cantik, seksi, disukai banyak lelaki, tapi saya tidak mempunyai," tanya presenter acara Bisik Bisik Tetangga.
"Vi, aku dah cangkok rahim tahu," jawab Millendaru.
Sontak pengakuan Millendaru langsung mengundang komentar publik. Ada yang penasaran tentang kebenaran cangkok rahim hingga mungkinkah seorang pria hamil.
Rebecca Flyckt, dokter kandungan ginekologi dan ahli endokrinologi reproduksi yang merupakan transplantasi rahim di Klinik Cleveland dilansir dari New York Times pernah membicara tentang hal tersebut.
Wanita transgender termasuk Millendaru yang belum mengubah kelaminnya mungkin saja melakukan upaya cangkok rahim atau transplantasi rahim.
Tetapi, cangkok rahim pada pria tentu melalui prosedur yang sangat rumit daripada wanita yang dilahirkan tanpa rahim.
Transgender maupun pria yang ingin melakukan cangkok rahim pastinya perlu merekonstruksi secara keseluruhan tubuhnya, terutama yang berhubungan organ reproduksi.
Baca Juga: Syahnaz Sadiqah Pakai High Heels saat Hamil Kembar, Hati-Hati 6 Risikonya
"Meskipun secara teori hal ini mungkin dilakukan, itu akan menjadi operasi besar dan upaya endokrinologis. Tidak hanya melakukan pembentukan vagina, tetapi juga rekonstruksi seluruh panggul oleh ahli transgender," katanya.
Setelah pria melakukan perubahan itu, maka proses pencakokan rahim sudah siap dilakukan. Tetapi, mereka belum bisa hamil hanya karena sudah cangkok rahim.
Mereka masih membutuhkan hormon yang kompleks untuk mendukung kehamilan sebelum proses transfer embrio. Lebih lanjut, embrio yang ditransfer itu pun berasal dari sperma mereka dan sel telur pendonor.
Pastinya, operasi cangkok rahim ini adalah prosedur yang rumit dan membutuhkan ketelitian agar organ terhubung dengan benar ke pembuluh darah dan arteri.
Sehingga memiliki pasokan darah yang memadai. Jika suplai darah bermasalah, organ akan mati dan tidak berfungsi.
Bahkan kalau pun operasi cangkok rahim ini berhasil dan pria bisa hamil. Proses persalinan yang harus mereka lakukan juga lebih rumit dari wanita.
Berita Terkait
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Daftar Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil
-
Physical atau Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Ibu Hamil?
-
Alyssa Daguise Jalani Prenatal Acupuncture Demi Bisa Segera Lahiran Normal, Apa Itu?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia