Suara.com - Rahang Bengkak Menahun, Dokter Temukan 526 Gigi dari Gusi Bocah Ini.
Apa yang kira-kira Anda rasakan jika merasa sakit gigi dan sekitar rahang Anda bengkak dan menahan kesakitan itu hingga 4 tahun? Tentu tak bisa dibayangkan bukan.
Namun itulah yang terjadi. Seorang anak lelaki berusia 7 tahun di India telah dibebaskan dari pembengkakan dan rasa sakit selama bertahun-tahun di rahangnya setelah dokter menemukan ternyata ada 526 gigi yang bersarang di dalam gusinya.
Mengutip Foxnews, bocah itu diidentifikasi bernama Ravindran, dari Chennai, telah mengalami ketidaknyamanan di sisi kanan rahangnya sejak ia berusia 3 tahun.
Ahli bedah gigi bersyukur bisa menghilangkan pertumbuhan aneh yang disebabkan Odontoma. Odontoma adalah tumor odontogenik yang paling sering ditemukan. Tumor ini terbentuk dari pertumbuhan enamel dan dentin gigi yang keluar jalur, namun bisa juga mengandung jaringan pulpa. Bentuk tumornya dapat menyerupai gigi normal.
Sebagian besar kasus tidak menunjukkan gejala dan hanya diidentifikasi dengan X-ray. Ini biasanya tumbuh lambat dan merupakan tumor odontogenik yang paling umum ditemukan di rahang, tetapi penyebabnya relatif tidak diketahui, menurut laporan kasus National Institutes of Health 2014.
Odontoma yang berhasil diangkat berukuran sekitar 4-5 sentimeter. Kasus ini telah diteliti lebih jauh, dan Ravindran juga sudah dirujuk ke departemen histopatologi.
"Akhirnya kita mengetahui bahwa ada 526 gigi yang hadir di seluruh kantung," seru dokter Senthilnathan, ahli bedah Ravindran, mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara.
Rekaman tim yang membedah pertumbuhan, dipastikan mengidentifikasinya sebagai senyawa komposit odontoma, yang menunjukkan ratusan fragmen gigi dengan ukuran bervariasi.
Baca Juga: Sakit Gigi Bisa Picu Serangan Jantung dan Stroke, Kok Bisa?
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru