Suara.com - Peringatan Menkes untuk Para Ibu : Tak Perlu Tambah Garam Gula dalam MPASI
Selain ASI, Menkes Nila Moeloek juga mengingatkan pentingnya makanan pendamping ASI (MPASI) setelah 6 bulan lamanya ASI eksklusif, tapi sayangnya masih banyak ibu yang menambahkan garam atau gula dalam MPASI, padahal itu tidak perlu mengingat ASI tidak memiliki rasa.
"Saya juga ingatkan kesalahan sebagai ibu, ASI itu tidak ada rasa, tolong makanan pendamping ini tidak usah pakai garam dan gula, anak belum tahu soal manis dan asin," ujar Menkes Nila Moeloek di Gedung Dr. Sujudi, Kementerian Kesehatan RI, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019)
Nila memprediksi, kebiasaan ini yang akhirnya memancing hingga dewasa masyarakat banyak yang menyukai aneka makanan asin dan manis. Padahal, makanan yang terlalu asin dan manis dapat memicu penyakit tidak menular dan berbahaya seperti jantung, diabetes, kolestrol, gagal ginjal dan stroke.
Deretan penyakit tidak menular inilah yang jadi beban negara dengan menggerus APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) melalui BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan untuk mengobati masyarakat yang terjangkit penyakit dengan risiko kematian tinggi.
"Cost-nya mahal loh pengakit itu dan BPJS di tahun 2018, Rp 10,8 triliun," ungkapnya.
Sementara itu, sebelum pemberian MPASI fase menyusui di enam bulan pertama seorang ibu kepada anaknya juga berperan penting bagi kemajuan negara, demi pertumbuhan generasi penerus bangsa yang sehat, mengingat ASI juga mengandung aneka zat pelindung tubuh yang tidak didapat dari makanan lainnya.
"Kita harus mulai dengan menyusui, saya kira penting sekali dan ini gizi ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan, kalau anak sehat, pandai, ekonomi akan bagus kedepannya," tutup Menkes Nila Moeloek.
Baca Juga: Listrik Mati, Menkes Tekankan Rumah Sakit Wajib Punya Genset
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia