Suara.com - Memanfaatkan sepenuhnya fasilitas hotel memang sudah menjadi hak penginap, namun bukan berarti dengan melakukan hal-hal 'menjijikan' seperti wanita ini.
Pada Jumat (9/8/2019) kemarin, Daily Mail melaporkan seorang wanita yang tidak disebutkan identitasnya telah membuat tips cepat membersihkan pakaian yang terkena darah haid dan mengunggahnya ke Facebook.
Dalam keterangannya, wanita itu mengatakan masa haidnya tiba-tiba datang saat ia berlibur, dan dirinya tidak membawa celana dalam lebih banyak.
Karena bingung, akhirnya ia mencuci celana yang dipakainya, tetapi sudah terkena darah haid menggunakan ketel atau ceret listrik yang disediakan hotel.
"Bermalam di hotel, tiba-tiba datang bulan. Lupa menyiapkan celana dalam jadi muncul ide bagus untuk mencucinya. (gunakan) ceret hotel! Cepat, mudah dan higienis," tulis wanita tersebut dengan mengunggah foto ceret yang digunakannya untuk mencuci.
Unggahan ini langsung viral dan mendapat tanggapan negatif dari warganet. Sebagian besar mereka mengungkapkan rasa jijiknya atas apa yang dilakukan si wanita.
Melansir World od Buzz, seorang ahli pun mengomentari hal ini yang mengatakan, "itu sangat, sangat, sangat menjijikan."
Dr Heather Hendrickson, seorang dosen di Molecular Biosciences di Massey University, Auckland menjelaskan bahwa air mendidih memang membantu menghilangkan sebagian besar mikroorganisme.
Tetapi beberapa bakteri membentuk spora yang sangat tahan terhadap apapun selain suhu 120 ° Celcius dan tekanan tinggi untuk jangka waktu yang lama. Spora Clostridium botulinum (yang menyebabkan botulisme) adalah contoh utama resistensi semacam ini terhadap lingkungan.
Baca Juga: Pakai Darah Haid untuk Masker, Seniman Ini Mengaku Wajahnya Jadi Glowing
Ini tidak menyebabkan penyakit jika dikonsumsi (dari ceret), tetapi kehadirannya di lingkungan tertentu dapat mendorong mereka untuk menghasilkan racun yang bisa mematikan.
“Namun, siapa yang tahu berapa lama air itu, dengan 'nutrisi' yang telah dimasukkan dan kemudian disterilkan, berada di dalam ketel sebelum orang lain menggunakannya?” sambung Dr. Hendrickson.
Menanggapi tips dari wanita itu, Dr Hendrickson meminta orang-orang untuk menghormati orang lain dan tidak membersihkan pakaian dalam ketel.
Berita Terkait
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia