Suara.com - Anak adalah anugerah dari Tuhan untuk semua orangtua. Tetapi, kasus bayi dibuang masih banyak terjadi di Indonesia maupun luar negeri.
Baru-baru ini Silver Springs, Maryland, Amerika Serikat menyelematkan bayi yang dibuang oleh orangtuanya di hutan.
Bayi tersebut ditemukan oleh seorang pria yang mendengar suara tangisannya sekitar jam 5 sore waktu setempat ketika berlalu di tempat kejadian.
Pria itu menemukan bayi ini bersama petugas kepolisian yang berada sekitar 10 kaki dari tempat kejadian.
Mereka pun langsung membawa bayi tersebut ke rumah sakit untuk diperiksa kondisi kesehatannya. Dokter lantas mengatakan bahwa bayi tersebut dibuang setelah beberapa jam lahir.
"Kami prihatin dengan kesehatan fisik dan emosional ibu yang membuangnya," kata petugas kepolisian dikutip dari Mirror.
Pihak kepolisian pun berharap bahwa ibu dari bayi tersebut bisa mendapat pertolongan. Karena mungkin saja ibu yang membuang anaknya ini mengalami suatu masalah.
Perlu Anda ketahui bahwa Maryland, AS memiliki undang-undang untuk melindungi anak-anak. Dalam hal ini orangtua boleh menyerahkan anaknya ke rumah sakit atau kantor polisi jika tidak sanggup merawat.
Selain dua tempat yang dianjurkan, orangtua bisa terjerat hukuman serius karena telah membuang anak sembarangan.
Baca Juga: Langka! Bayi Baru Lahir Ini Punya 2 Gigi yang Tumbuh Sempurna
"Di bawah undang-undang safe heaven, orangtua yang tertekan atau tidak mampu merawat anaknya bisa menyerahkan hak asuh atas bayinya ke dua tempat yang sudah diatur," jelas pihak kepolisian.
Dalam hal ini, orangtua juga memiliki waktu 10 hari sejak kelahiran anaknya jika ingin menyerahkan hak asuh pada orang lain.
Dengan begitu, orangtua yang meninggalkan anaknya sesuai aturan akan terbebas dari hukuman perdata dan tuntutan pidana. Asalkan anaknya tidak dalam kondisi terluka akibat kekerasan fisik dan lainnya.
Berita Terkait
-
Klinik Safe Space, Dukungan Baru untuk Kesehatan Fisik dan Mental Perempuan Pekerja
-
Geger Bayi di Cipayung: Dibuang di Jurang, Ditemukan Hidup dalam Goodie Bag Saat Kerja Bakti
-
Bayi yang Dibuang ke Panti Anak Yatim di Jakbar Meninggal, Sejoli Buronan Polisi Masih Santai Kerja
-
Berakhir Tewas usai Dibuang ke Depan Panti Anak Yatim, Pembuang Bayi di Palmerah Diburu Polisi
-
Nyesek! Bayi Baru Lahir di Indonesia Langsung Punya Utang Rp32 Juta, Belanja Popok Kena Pajak
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026