Suara.com - Malaysia merupakan negara tujuan favorit pasien asal Indonesia untuk berobat. Setiap tahunnya, ratusan ribu pasien Indonesia berobat ke negeri jiran ini.
Berdasarkan data dari Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), jumlah pasien Indonesia yang datang terus bertambah dari tahun ke tahun.
Dibandingkan Kuala Lumpur, Penang dan Melaka merupakan dua kota di Malaysia yang lebih favorit untuk urusan berobat. Pertanyaannya, lebih bagus berobat ke Penang atau Melaka? Mari kita bahas:
Pilihan Rumah Sakit
Jika ditelusuri dari pilihan rumah sakit yang ada, Penang memiliki enam rumah sakit yang populer bagi pasien Indonesia, antara lain Gleneagles Penang, Island Hospital, Penang Adventist Hospital, Loh Guan Lye Specialist Centre, Pantai Hospital Penang, dan Mount Miriam.
Sedangkan di Melaka, terdapat tiga rumah sakit yang populer yaitu Mahkota Medical Centre, Pantai Hospital Ayer Keroh, dan Oriental Melaka Straits Medical Centre.
Akses Menuju Lokasi dari Indonesia
Untuk menuju Penang, ada beberapa penerbangan langsung dari Aceh, Medan, Jakarta, dan Surabaya sehingga pasien tidak perlu repot transit atau pindah ke moda transport lainnya.
Untuk ke Melaka, hanya ada penerbangan langsung dari Pekanbaru, Riau. Untuk pasien dari kota lain harus terbang ke Kuala Lumpur terlebih dahulu, kemudian dari Bandara KLIA naik bus menuju Melaka.
Baca Juga: Tragis, Biaya Berobat Penyakit karena Kebakaran Hutan Hampir Rp 2 Triliun
Perjalanan darat ini kurang lebih 2,5 jam. Sebagian orang agak kerepotan untuk perjalanan seperti ini, terutama bagi yang berpergian dengan pasien yang berusia lanjut dan balita.
Biaya Berobat
Urusan biaya berobat antara Penang dan Melaka selalu jadi topik menarik karena bagi pasien yang lebih suka ke Penang, maka kebanyakan dari mereka akan bilang kalau biaya di Melaka itu lebih mahal, begitu juga sebaliknya. Lalu mana yang benar?
Berdasarkan data yang dihimpun dari Berobatkepenang.com, secara garis besar biaya berobat di Penang atau Melaka kurang lebih sama. Begitu juga biaya berobat untuk pasien lokal dan pasien asing juga sama saja.
Kemudahan Mendapatkan Info Rumah Sakit dan Membuat Appoinment
Baik rumah sakit di Penang maupun di Melaka, mereka memiliki perwakilan di kota-kota besar di Indonesia, jadi sangat mudah untuk mendapatkan informasi tentang rumah sakit, rekomendasi dokter, dan buat appointment dengan dokter yang akan dituju.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?