Suara.com - Terjadi lagi, seorang pria usia 20 tahun asal Vietnam mengalami sakit perut yang parah akibat mengonsumsi minuman bubble tea.
Sebelum mendatangi dokter, dilansir World of Buzz, pria tersebut sudah mengeluh sakit perut selama 20 hari. Seiring berjalannya waktu, sakit perutnya semakin parah dan memburuk.
Karena tak mampu menahan sakit perutnya lagi, pria tersebut mulai mengunjungi klinik untuk memeriksa kondisinya.
Setelah pemeriksaan, dokter menemukan bahwa pria 20 tahun tersebut mengalami penyumbatan usus. Dokter mengatakan penyumbatan usus itu disebabkan oleh sisa makanan yang tidak tercerna.
Bahkan, sumbatannya terlalu keras dan padat. Artinya, ada makanan tidak tercerna dengan baik, lalu berkumpul di ususnya.
Akhirnya, dokter pun menyarankan pria tersebut operasi. Selama operasi, dokter menemukan gumpalan hitam besar di ususnya. Ternyata gumpalan hitam itu adalah kumpulan tepung tapioka yang mengendap.
Setelah ditelusuri penyebabnya, rupanya pria tersebut sangat sering mengonsumsi minuman dengan bubble tea. Bubble tea adalah makanan dari tepung tapioka yang sedang trend saat ini.
Pria itu juga mengaku sangat sering mengonsumsi minuman bubble tea hingga tiga kali sehari sebagai pengganti menu makanan pokoknya. Karena itu, bubble tea tidak hancur dan berubah menjadi gumpalan hitam di usus.
Beruntungnya, pria tersebut sedikit lebih cepat mendapat penanganan tim medis untuk mengeluarkan gumpalan hitam besar.
Baca Juga: Konsumsi Dessert dan Bubble Tea Tiap Hari, Gadis Ini Meninggal Kena Kanker
Kalau tidak, pria tersebut mungkin saja akan meninggal.
Di sisi lain, dokter juga mengatakan bahwa obstruksi usus dapat menyebabkan infeksi dan nekrosis. Kondisi ini bisa mengakibatkan kegagalan organ hingga kematian.
Dokter menyarankan semua orang lebih memilih asupan makanan dan minuman yang sehat serta seimbang. Meskipun bubble tea terbuat dari tepung tapioka, mengonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan masalah pencernaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat