Suara.com - Ruth Joan Bader Ginsburg, hakim yang bertugas di Mahkamah Agung Amerika Serikat, dikabarkan baru-baru ini menjalani terapi radiasi untuk mengobati kanker di pankreasnya.
Melansir INSIDER, Ginsburg pertama kali mengetahui adanya kanker ini saat biopsi pada 31 Juli lalu.
Kanker pankreas merupakan salah satu kanker yang bisa bermetastasis. Berarti kanker ini dapat menyebar ke organ lain begitu berkembang di pankreas.
Seperti yang kita tahu, pankreas merupakan organ tubuh yang memproduksi hormon insulin yang mengatur gula darah dan enzim untuk memecah makanan dalam tubuh.
Sayangnya, kanker pankreas ini lebih berbahaya, sebab jarang terdeteksi pada tahap awal perkembangan.
Tetapi, jika sang pengidap memiliki riwayat kista pankreas atau riwayat keluarga kanker pankreas, kanker di dalam dirinya dapat ditemukan lebih dini.
Menurut Mayo Clinic, gejala dari kanker pankreas pada umumnya termasuk kelelahan, sakit perut bagian atas, depresi, kehilangan nafsu makan, perkembangan diabetes yang tiba-tiba, dan penyakit kuning.
Sampel jaringan, tes darah, dan scan pencitraan seperti MRI dan PET scan adalah semua alat yang dapat digunakan dokter untuk mendiagnosis seseorang yang mengalami kanker pankreas.
Sebenarnya, ada beberapa jenis tumor yang dapat berkembang menjadi kanker.
Baca Juga: Berawal Susah BAB, Ternyata Pria Ini Idap Kanker Pankreas
Berdasarkan American Cancer Society, tumor paling umum adalah adenokarsinoma pankreas. Sebanyak 95% kasus kanker pankreas berasal dari jenis tumor ini, berkembang di saluran pankreas.
Tumor pankreas lain yang kurang umum adalah karsinoma adenosquamous, karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel cincin meterai, karsinoma yang tidak terdiferensiasi, dan karsinoma yang tidak terdiferensiasi dengan sel raksasa.
Ada juga tumor pankreas jinak yang tidak menyebabkan kanker dan tumor jinak lainnya yang jika tidak diobati, pada akhirnya dapat berkembang menjadi kanker.
Juru bicara pengadilan Kathy Arberg mengatakan Ginsburg sedang menjalani terapi radiasi.
Selain metode pengobatan yang dijalani Ginsburg, ada juga kemoterapi yang sering digunakan bersamaan dengan radiasi.
Ada juga penggunaan obat-obatan untuk membunuh sel kanker serta pengangkatan sel tumor agar tidak menyebar ke organ lain.
Berita Terkait
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Selang Urine Tertinggal di Ginjal Pasien, Dokter RS Borromeus Divonis Langgar Disiplin
-
Jet Li Bagikan Kondisinya Pasca Operasi Pengangkatan Tumor Jinak di Tubuhnya
-
Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?