Suara.com - Rokok dapat menyebabkan berbagai dampak pada tubuh. Salah satu organ yang paling terpengaruh adalah paru-paru. Batuk, mengi dan asma hanyalah masalah awal dari dampak merokok.
Dilansir dari NHS, merokok pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit fatal seperti pneumonia, emfisema, dan kanker paru-paru.
Jadi, tidak ada kata terlambat bagi Anda yang ingin berhenti merokok sekarang sebelum kondisi kesehatan semakin parah akibat rokok.
Bagi mantan perokok, tomat dinilai dapat bermanfaat bagi kesehatan paru-paru, melansir Medical News Today.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health di Baltimore, mengonsumsi buah-buahan, terutama tomat dan apel, dapat memperlambat penurunan fungsi paru-paru di kalangan mantan perokok selama 10 tahun.
"Studi ini menunjukkan bahwa diet (pola makan) mungkin membantu memperbaiki kerusakan paru-paru pada orang yang berhenti merokok," kata Vanessa Garcia-Larsen, asisten profesor di Departemen Kesehatan Internasional Bloomberg School dan penulis utama studi ini.
"Ini juga menunjukkan bahwa diet yang kaya buah-buahan dapat memperlambat proses penuaan alami paru-paru bahkan jika Anda tidak pernah merokok," lanjutnya.
Dibandingkan dengan orang dewasa yang mengonsumsi kurang dari satu porsi tomat per hari, mereka yang makan lebih dari dua tomat mengalami penurunan fungsi paru yang lebih lambat.
Temuan ini menunjukkan bahwa mungkin ada komponen tertentu dalam tomat segar dan apel yang membantu memperbaiki kerusakan paru-paru akibat merokok.
Baca Juga: Makan Tomat Setiap Hari, Ini 5 Khasiat Ajaibnya bagi Tubuh
Berita Terkait
-
Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape
-
Mayoritas Keluarga Penerima MBG Tinggal dengan Perokok, Kemenkes Khawatir Manfaat Program Tergerus
-
Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG
-
Ancaman Tersembunyi Social Smoking: Dari Ikut-Ikutan Bisa Menuju Ketergantungan Loh!
-
Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh