Suara.com - Seorang binaragawan berusia 37 tahun yang dikenal sebagai JZ Fitness atau 'Muscle Dad' asal Taiwan baru-baru ini terkena stroke.
Hal ini mengejutkan banyak orang lantaran dirinya adalah seorang instruktur kebugaran yang terlihat sangat sehat. Bahkan ia sering mengisi kelas dengan istrinya, 'Muscle Mum' atau JZ Mum.
Kondisi sang Muscle Dad diungkapkan oleh istrinya dalam unggahan Facebook pada 13 September. Dirinya mengatakan minggu lalu, ketika suaminya ingin tidur siang, dia mendapati suaminya pingsan di tanah akibat terserang stroke.
“Untungnya, saya belum keluar dan masuk ke dalam ruangan. Saya menemukannya di sana dan berhasil mengirimnya ke rumah sakit tepat waktu," kata JZ Mum.
Dokter mengatakan, lanjut JZ Mum, ada emboli otak tetapi karena berhasil dibawa ke rumah sakit dalam waktu tiga jam, sang suami masih memiliki lebih banyak pilihan perawatan.
Setelah satu minggu di rumah sakit, di mana suaminya dipindahkan ke bangsal normal, dia masih koma.
Melihat suaminya yang biasanya sangat sehat dan merawat tubuhnya, itu membuat mereka bingung mengapa dia tiba-tiba terserang stroke. Namun, setelah melalui riwayat kesehatannya, dokter menemukan kemungkinan alasannya.
Statistik kesehatan JZ baik-baik saja tetapi terungkap bahwa di pihak ibunya, mereka memiliki masalah hiperkoagulasi, yang berarti pembekuan darah dapat terjadi pada mereka.
Dua dari kerabat mereka sudah menderita stroke sebelumnya dan salah satunya hanya berusia dua puluhan.
Baca Juga: Suka Minum Pil Diet? Waspada Serangan Jantung hingga Stroke Mengintai
“Kami berpikir bahwa kami sangat sehat karena kami sering berolahraga, masih muda dan menjalani pemeriksaan tahunan. Namun, dia sering tidur larut malam sekitar jam 3 pagi ketika dia sibuk dengan pekerjaannya dan kemudian bangun jam 6 pagi," sambungnya.
Diketahui ternyata sang suami hanya terbiasa tidur kurang dari enam jam sehari.
JZ Mum menjelaskan, kurang tidur, terlalu banyak bekerja dan riwayat kesehatan keluarganya, kemungkinan menjadi penyebab strokenya.
Sang 'Muscle Dad' sekarang menjalani perawatan dan rehabilitasi, yang berkembang cepat berkat fisiknya yang sudah bugar sebelumnya.
Karena pengalaman ini, akhirnya seluruh keluarga JZ selalu tidur pukul 10 malam waktu setempat dan bangun pagi-pagi.
Berita Terkait
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Tak Sekadar Cari Uang, Ini Alasan Mulia Pak Tarno Tetap Ngamen Sulap Meski Terkena Stroke
-
DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia