- Dinkes DKI Jakarta tingkatkan kesiagaan 31 RS, 44 Puskesmas, dan 292 Puskesmas Pembantu hadapi potensi lonjakan kasus.
- Fasilitas kesehatan menjamin ketersediaan logistik medis seperti infus, oralit, dan obat-obatan sesuai standar penanganan penyakit.
- Masyarakat diimbau waspada gejala serius seperti heat stroke, dehidrasi berat, serta pembatasan aktivitas luar ruang siang hari.
Suara.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kini memperketat kesiagaan fasilitas kesehatan guna menghadapi potensi lonjakan kasus penyakit akibat cuaca panas yang ekstrem.
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menjelaskan bahwa 31 Rumah Sakit Daerah, 44 Puskesmas, dan 292 Puskesmas Pembantu kini dalam posisi siaga penuh untuk memberikan pelayanan klinis komprehensif bagi warga.
“Seluruh fasilitas kesehatan telah menerapkan tata laksana penyakit sesuai standar, penjaminan ketersediaan cairan infus, oralit, obat-obatan, serta peralatan medis dan sarana prasarana pendukung lainnya,” ujar Ani, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Selain penguatan fasilitas fisik, Dinkes DKI Jakarta juga telah memperkuat koordinasi antar-fasilitas pelayanan kesehatan melalui sistem rujukan yang terintegrasi.
Langkah ini bertujuan agar setiap pasien yang terdampak suhu panas dapat ditangani secara cepat, tepat, dan efektif tanpa hambatan birokrasi.
“Kesiapsiagaan dilakukan seiring dengan kondisi suhu panas di Jakarta yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan,” kata Ani lagi.
Masyarakat diminta mewaspadai ancaman heat stroke yang merupakan kondisi darurat medis dengan gejala suhu tubuh tinggi hingga memicu kebingungan.
Gejala lain seperti pusing, mual, sakit kepala, hingga kram otot akibat kelelahan panas atau heat exhaustion juga menjadi perhatian serius.
Ada juga potensi dehidrasi berat karena berkurangnya cairan tubuh secara drastis, yang dapat memicu terjadinya gangguan ginjal akut.
Baca Juga: Cuaca Panas Terik Jelang Lebaran Bikin Kulit Rentan Rusak, Ini Kunci Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
Suhu panas yang menyengat ini juga disinyalir mampu menekan kinerja jantung sehingga berisiko memperburuk kondisi penderita penyakit kardiovaskular serta diabetes.
Dampak terakhir yang patut diantisipasi adalah risiko iritasi kulit berupa ruam panas hingga ancaman jangka panjang terhadap kanker kulit bagi warga yang sering terpapar.
Sebelumnya, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim pun sudah mengeluarkan imbauan untuk warga ibu kota membatasi aktivitas di luar ruangan pada jam puncak panas, yakni antara pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.
Ia juga menyarankan agar masyarakat memenuhi asupan cairan dengan meminum air putih minimal delapan hingga sepuluh gelas setiap harinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik
-
Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras
-
BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!
-
Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan
-
Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri
-
Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi
-
Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta
-
AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini
-
Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya
-
Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar