Suara.com - Salah satu kebiasaan yang perlu dilakukan saat waktu yang tepat adalah mandi. Banyak yang bilang, seseorang tidak boleh mandi segera setelah makan, benarkah demikian?
Ternyata, baik ayurveda maupun sains memiliki alasan khusus di balik hal ini. Mandi setelah makan disebut bisa menunda pencernaan karena darah di sekitar perut mulai mengalir ke bagian tubuh lainnya.
Menurut Ayurveda, seperti yang dilansir dari timesofindia, suhu panas dalam tubuh akan diaktifkan saat Anda makan untuk membantu proses pencernaan. Namun, jika Anda segera mandi setelahnya, suhu tubuh akan turun dan proses pencernaan akan melambat.
Sementara berdasarkan ilmu kedokteran, suhu tubuh akan turun setelah mandi. Karena tubuh dingin, ia harus bekerja ekstra untuk mempertahankan suhu standar untuk membantu pencernaan. Hal ini mengakibatkan pencernaan melambat, saat darah yang membantu pencernaan, mulai mengalir ke bagian tubuh lainnya.
Bukan hanya memperlambat pencernaan, hal ini juga menyebabkan ketidaknyamanan dan kegelisahan.
Meski belum ada penelitian konklusif yang berfokus pada dampak mandi setelah makan, kepercayaan kuno mangatakan, seseorang harus menunggu setidaknya 2-3 jam setelah makan untuk mandi.
Idealnya, seseorang harus mandi sebelum makan karena membuat Anda segar dan siap makan.
Berita Terkait
-
Pakai Lulur Sebelum atau Setelah Mandi? Ini Urutan yang Benar agar Hasil Maksimal
-
5 Rekomendasi Parfum Pria Aroma Sabun Habis Mandi, Anti Bau Matahari
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Segar Sehabis Mandi
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya