Suara.com - Baru-baru ini =, anak sulung Sunan Kalijaga, Salmafina Sunan melakukan liposuction di sebuah klinik. Liposuction merupakan sejenis operasi sedot lemak yang bertujuan menghancurkan lalu menyedot dan membentuk kontur tubuh.
Salmafina Sunan pun memiliki perawatan liposuction ini untuk menghilangkan lemak di bagian lengan atasnya. Sebelum melakukan tindakan, Salmafina Sunan sempat membagikan informasi berbentuk video seputar operasi sedot lemak yang diunggah melalui Instagram.
"Eeeehh liposuction di @nibelth bukan liposuction yang aneh aneh ya! Di sini sebelum lemak kita disedot, kita dikasih obat dulu untuk menghancurkan si lemak dulu, jadi ketika di sedot lemak sudah cair sehingga lebih mudah dan aman!" jelasnya di unggahan video Instagram.
Perlu diketahui, sedot lemak bukan pengobatan penurunan berat badan. Tindakan ini memiliki risiko serius dan kemungkinan komplikasi. Oleh karenanya, sangat penting berkonsultasi pada dokter ahli sebelum melakukan tindakan operasi sedot lemak.
Melansir dari Healthline, biasanya pasien akan mendapatkan anestesi sebelum melakukan sedot lemak. Artinya, pasien tidak akan merasakan sakit apapun selama prosedur. Tetapi, Anda perlu mengetahui risiko dan efek samping jangka panjangnya.
Risiko selama operasi
1. Luka tusukan atau cedera pada organ lain
2. Komplikasi anestesi
3. Terbakar dari peralatan, seperti probe ultrasound
4. Kerusakan saraf
5. Syok dan kematian
Risiko setelah prosedur operasi
1. Pembekuan darah di paru-paru
2. Terlalu banyak cairan di paru-paru
3. Gumpalan lemak
4. Infeksi
5. Hematoma (pendarahan di bawah kulit)
6. Seroma (cairan bocor di bawah kulit)
7. Edema (pembengkakan)
8. Nekrosis kulit (kematian sel-sel kulit)
9. Masalah jantung dan ginjal hingga kematian
Baca Juga: Turun Berat Badan dari 107 Jadi 50 Kg, Begini Perjuangan Gianna Sciortino
Risiko selama pemulihan
1. Masalah dengan bentuk atau kontur tubuh
2. Kulit bergelombang, berlesung pipit, atau bergelombang
3. Mati rasa, memar, sakit, bengkak, dan pegal
4. Infeksi
5. Ketidakseimbangan cairan
6. Bekas luka
7. Perubahan sensasi, rasa dan warna kulit
Efek samping jangka panjang dari tindakan sedot lemak sangat bervariasi. Secara permanen, sedot lemak berfungsi menghilangkan sel-sel lemak dari area tubuh yang ditargetkan.
Namun jika Anda masih ingin menambah berat badan, sisa lemak masih tersimpan di berbagai bagian tubuh. Lemak baru bisa muncul lebih dalam di bawah kulit dan berbahaya jika tumbuh di sekitar hati atau jantung.
Beberapa orang bisa mengalami kerusakan saraf permanen dan perubahan sensasi kulit. Ada pula yang mungkin mengalami depresi atau lekukan di daerah yang mendapat operasi sedot lemak. Anda juga bisa memiliki kulit bergelombang yang susah hilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh