Bahkan, program besutan tiga mahasiswa FKG UGM dengan Dokegi ini pun mendapat respons yang sangat positif dari guru dan anak-anak PAUD yang menjadi sasaran. Anak-anak terbukti menjadi lebih mudah memahami tentang pentingnya perawatan gigi dan mulut sedari dini.
Himma Aflakhassifa sempat menceritakan pengalaman mereka ketika mengedukasi anak-anak tentang kesehatan gigi dan mulut menggunakan Dokegi di salah satu TPA di Yogyakarta.
Ia mengatakan bahwa anak-anak sangat antusias melihat dan membaca setiap informasi yang ditulis dalam dongeng pop-up mereka. Bahkan, mereka juga sudah memastikan bahwa anak-anak menangkap betul informasi di dalamnya.
"Anak-anaknya sangat antusias, rebutan sih karena sangat tertarik dengan dongengnya. Setelah pembacaan dongeng kita sempat buat pertanyaan dan mereka bisa menjawabnya. Artinya, mereka benar-benar menangkap dengan informasi di dalam buku dongeng ini," jelas Himma Aflakhassifa.
Himma dan kedua rekannya pun ingin dongeng pop-up tentang kesehatan gigi dan mulut ini bisa diproduksi lebih banyak sesuai kultur daerah masing-masing. Dengan begitu, konsep buku dongeng mereka juga akan menjadi lebih dekat dan relevan dengan sasarannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem