Suara.com - Bagi orang yang tidak suka menggunakan kacamata, lensa kontak bisa menjadi pilihan. Namun, penggunaan lensa kontak juga tidak bisa sembarangan.
Jika tidak menjaga penggunaan dan kebersihannya, akibatnya bisa terjadi kerusakan kornea seperti yang terjadi pada aktris muda Salshabilla Adriani.
Melalui unggahan instagram story-nya pada Rabu (9/10/2019), Salsha menceritakan bagaimana kornea kedua matanya bermasalah akibat penggunaan lensa kontak.
Salsha mengatakan gejala awalnya adalah mata terlihat buram hingga gadis 19 tahun ini mengira udara di Jakarta ekstrem akibat polusi.
Gejala mulai meningkat ketika Salsha merasa ketidaknyamanan pada matanya hingga akhirnya ia memutuskan untuk melepas lensa kontak yang dipakainya di kelas.
"Tapi kok masih butek penglihatanku dan lama-lama berair terus semakin lama aku enggak bisa lihat apa-apa," tulis Salsha.
Sadar ada kesalahan pada matanya, Salsha pergi ke rumah sakit Siloam yang langsung merujuknya ke Jakarta Eye Center.
"Ternyata kedua kornea mataku luka dan lukanya sudah cukup besar," lanjutnya.
Setelah diperiksa, Salsha mengatakan kedua kornea matanya terluka akibat lensa kontak.
Baca Juga: Agar Tampil Cantik, Sebaiknya Pakai Make Up atau Lensa Kontak Dulu Ya?
Ia menjelaskan, dirinya memang sudah menggunakan lensa kontak selama lima tahun dan sebelumnya tidak pernah mengalami masalah apapun.
"Tapi ternyata contact lens ku lama kelamaan 'mencekik' kornea mataku. Dokter bilang kayaknya mata kamu udah enggak bisa pake softlens karena pembuluh darahku juga udah sampe masuk ke kornea jadi bikin kornea mataku dehidrasi," sambung Salsha.
Untungnya, setelah memberi obat tetes mata serta melakukan perawatan sesuai petunjuk dokter, kedua mata Salsha mulai membaik.
Berdasarkan pengalamannya, Salsha pun mengimbau pengguna lensa kontak untuk lebih berhati-hati dan menjaga kebersihan.
"Ukuran softlensnya pun harus sesuai karena bisa jadi penyakit kalau enggak sesuai. Pokoknya jangan sampe sembarangan dan jangan sampe infeksi. Karena risikonya bisa menyebabkan kebutaan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih
-
Misteri Sakit Federico Barba, Sang Pemain Bingung Penyebabnya
-
Terobosan Baru Atasi Kebutaan: Obat Faricimab Kurangi Suntikan Mata Hingga 75%!
-
Skandal Impor Pakaian Bekas Ilegal: Malaysia dan China 'Hilang' dari Catatan Pemerintah, Kok Bisa?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala