Suara.com - Oktober dikenal sebagai Bulan Kesadaran Kanker Payudara. Pada bulan ini juga, tepatnya tanggal 13 Oktober diperingati sebagai No Bra Day atau hari tanpa bra.
Meski masih terdengar tabu, tak biasa, atau bahkan disebut 'payudara akan melorot', tak menggunakan bra sebenarnya mendatangkan beberapa manfaat untuk kesehatan.
Seperti dilansir dari bustle, berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan ketika memilih tak pakai bra.
1. Mengurangi rasa nyeri
Meski bergantung pada apakah Anda memasang bra dengan benar atau tidak, pergi tanpa menggunakan bra bisa membantu meredakan rasa sakit.
"Bra yang ketat bisa menyebabkan nyeri tulang rusuk, punggung, dan leher," terang Dr. Anuradha Seshadri, Dokter Penyakit Dalam di UCLA Health kepada Bustle.
2. Lebih nyaman
Wanita dengan payudara kecil mungkin akan merasa lebih nyaman dan bergerak lebih mudah saat tidak mengenakan bra. Namun, wanita dengan payudara besar tidak akan nyaman. "Namun, itu kembali pada ukuran, gaya, dan kenyamanan, tetapi lebih pada individualitas dan keragaman wanita," terang Patricia Geraghty, direktur medis kesehatan wanita di Comprehensive Wellness, California.
3. Ahli sebut pakai bra sebenarnya tidak terlalu bermanfaat
Baca Juga: Vanessa Angel Diduga Tak Pakai Bra dan 4 Berita Kesehatan Hits Lainnya
Profesor Jean-Denis Roullion dari University of Franche-Comté telah melakukan penelitian selama 15 tahun tentang efek bra pada payudara dalam periode waktu tersebut. Ia mengungkapkan, mengenakan bra tidak memberikan manfaat, baik secara medis, fisiologis, dan anatomis.
3. Payudara jadi lebih kencang
Dalam studi yang sama, Roullion menemukan bahwa tidak menggunakan bra justru membuat payudara wanita lebih kuat. Efek jangka panjang tak mengenakan bra bahkan menunjukkan lebih banyak jaringan otot yang tumbuh untuk memberikan dukungan alami. "Tubuh harus menggunakan otot-otot dada untuk membangkitkan jaringan payudara melawan gravitasi."
4. Sirkulasi darah lebih baik
Tidak mengenakan bra memungkinkan darah mengalir lebih mudah di sekitar dada hingga membantu dalam membangun jaringan otot serta menjaga kulit tetap kencang.
Namun, Geragthy mengatakan, jika Anda pilih untuk tetap memakai bra, hal itu bukan masalah yang serius. "ketika bra meninggalkan tanda merah pada titik tekanan di sekitar tulang rusuk atau di bahu, ini menunjukkan efek pada sirkulasi permukaan kulit dan tidak akan menyebabkan konsekuensi kesehatan negatif pada wanita yang sehat," terangnya.
Berita Terkait
-
Rahasia Kulit Sehat dari Laut: Phytomer Hadirkan Treatment Skincare 95% Vegan di Indonesia
-
Waspada Produk Viral Tanpa Bukti Klinis: Mengapa Harus Selektif Pilih Skincare di Era Digital
-
Puasa buat Perubahan Fisiologis, Begini Tips Jaga Kesehatan Kulit dari Skincare dan Asupan Nutrisi
-
Kulit Gampang Merah, Jerawat Makin Parah? Polusi dan Gaya Hidup Jadi Pemicu
-
7 Tips Menjaga Kesehatan Kulit Selama Puasa agar Tetap Glowing dan Bebas Kusam
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem