Suara.com - Jangan Sepelekan Kesehatan Mata, Ini 4 Tips Jaga Kebersihan Soflens
Sering berada di luar ruangan dapat membuat soflens kotor. Alih-alih membuat penglihatan bagus, menggunakan softlens saat kotor tentu bisa berdampak buruk pada kesehatan indra penglihatan Anda.
Oleh sebab itu, Anda tentu perlu mengetahui bagaimana cara yang efektif untuk membersihkan dan merawat softlens.
Menurut American Academy of Ophthalmology, lensa kontak yang kotor atau tidak cocok bisa menggores lapisan mata Anda.
Membersihkannya dengan tetes mata pun bukan jalan keluar yang efektif karena bisa merusak cairan pada softlens Anda. Itu sebabnya, sebelum memutuskan menggunakan softlens Anda harus memiliki pengetahuan yang benar pula.
Misalnya, softlens sekali pakai biasanya lebih praktis karena tak terlalu membutuhkan perawatan yang rumit, dibandingkan dengan lensa kontak yang bisa dipakai berulang kali.
Ini dia beberapa cara membersihkan dan merawat softlens agar Anda terhindar dari iritasi dan masalah mata lainnya dilansir Hello Sehat.
1. Cuci tangan sebelum memegang softlens
Salah satu kunci dari cara merawat dan membersihkan softlens adalah selalu mencuci tangan sebelum memegang lensa kontak.
Usahakan untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan bilas sampai bersih. Pastikan tidak ada sisa sabun, parfum, minyak, atau losion yang menempel pada telapak tangan Anda.
Baca Juga: Penglihatan Sempat Kabur, Manajer Pastikan Mata Dylan Carr Sudah Membaik
Sebab, sisa-sisa produk akan membuat mata iritasi dan penglihatan Anda menjadi buram ketika menggunakan softlens Anda.
Maka itu, biasakan cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan sesuatu. Anda bisa mengeringkan tangan Anda dengan tisu atau handuk tanpa serat agar tidak ada yang menempel di tangan Anda.
2. Lepas softlens sebelum mandi dan tidur
Setelah mencuci tangan, Anda pun harus ingat kapan waktu yang tepat untuk melepas softlens. Lepaskanlah lensa kontak sebelum mandi, berenang, atau kegiatan apa pun yang dapat membuat mata Anda kemasukan air.
Hal ini bertujuan agar kuman atau senyawa kimia dalam air, seperti klorin, tidak menempel pada softlens. Jika dibiarkan, biasanya gejala-gejala ringan akan muncul, seperti mata sakit dan terasa gatal.
Lupa melepas softlens saat mandi dapat berujung pada konjungtivitis akibat infeksi bakteri.
Selain itu, untuk merawat dan menjaga kebersihannya, Anda harus melepas softlens sebelum tidur. Hal ini karena saat Anda tidur, mata yang terpejam tidak membuat air mata tidak dapat membawa oksigen sebanyak ketika Anda membuka mata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal