Suara.com - Seorang remaja 17 tahun ditemukan tewas di kamarnya setelah ia tidak berhenti bermain game di komputernya.
Berdasarkan unggahan pengguna Facebook bernama Khaodeb, lelaki asal Udon Thani, Thailand, itu ditemukan dalam posisi berlutut di depan meja komputernya.
Ia menduga sang lelaki terjatuh dari kursi ketika meninggal.
Dokter yang memeriksa mengatakan remaja lelaki tersebut diduga meninggal akibat menderita gagal jantung dan sudah tak bernyawa sekitar 8 hingga 10 jam sebelum ditemukan.
Berdasarkan laporan World of Buzz, remaja itu adalah anak tertua dalam keluarganya dan ia termasuk anak yang pintar.
Diketahui juga remaja ini sudah lulus SMA dan mendaftar di perguruan tinggi swasta. Nilainya selalu baik, bahkan ia memeroleh IPK rata-rata 3,7.
Namun sayangnya ia kecanduan game sejak masih kecil.
Sang ayah dulu telah memperingatkannya untuk tidak terlalu banyak bermain game karena khawatir nilainya akan turun, tetapi anak itu masih terus bermain game secara berlebihan meskipun dia berjanji untuk tidak melakukannya.
Dalam sebuah pernyataan di Halaman Facebook, ayahnya menyatakan penyesalan dan memperingatkan orang tua untuk tidak membiarkan anak-anak mereka menjadi kecanduan, dan untuk menghargai waktu keluarga bersama.
Baca Juga: Ada Banyak Faktor Risiko dari Gagal Jantung, Penyebab Suhu Naga Meninggal
Dari unggahan tersebut tidak diketahui berapa lama sang lelaki telah bermain game, namun kemungkinan cukup lama hingga membuat tubuhnya tidak dapat bertahan.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru