Suara.com - Seorang guru sejarah asal Inggris meninggal dunia akibat infeksi darah setelah terkena gigitan serangga selama liburan ke Vietnam. Usut punya usut, ternyata gigitan serangga tersebut menyebabkan infeksi dan membuatnya meninggal dunia.
Jangan sepelekan buang angin atai kentut. Sebuah postingan tentang usus besar yang bengkak sedang viral di media sosial Twitter. Dijelaskan bahwa foto itu adalah usus besar yang dipenuhi oleh gas. Kondisi ini terjadi karena usus terpuntir di segmen descenden sehingga penderitanya tidak bisa buang angin atau kentut.
1. Seorang Pria Meninggal setelah Digigit Serangga, Ternyata Ini Penyebabnya
Josh Brooker (27), seorang guru sejarah asal Inggris meninggal dunia akibat infeksi darah setelah terkena gigitan serangga selama liburan ke Vietnam.
Dilansir dari World of Buzz, setelah kembali dari liburan di Vietnam, Josh Brooker sempat jatuh sakit dan demam sebelum meninggal dunia. Saat itu Josh merasa senang telah melakukan perjalanan ke Vietnam meski setelahnya jatuh sakit.
2. Viral Penampakan Usus Bengkak karena Penuh Gas, Penyakit Apa?
Postingan tentang usus besar atau bengkak sedang viral di media sosial Twitter. Penampakan usus besar itu diunggah oleh dr. Gia Pratama melalui akun Twitternya @GiaPratamaMD.
Dokter Gia menjelaskan bahwa foto itu adalah usus besar yang dipenuhi oleh gas. Kondisi ini terjadi karena usus terpuntir di segmen descenden sehingga penderitanya tidak bisa buang angin atau kentut.
Baca Juga: 5 Berita Hits Lifestyle: Tukang Ayam Beli Mobil Mewah dan Museum Fashion
3. Lemak Perut Lunak dan Lemak Perut Keras, Mana yang Berbahaya?
Kebanyakan orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan, akan memulainya dengan menyingkirkan lemak perut mereka pertama kali. Itu karena lemak perut, selain membuat Anda merasa tak nyaman, juga ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan Anda.
Lemak perut juga tidak hanya dimiliki oleh orang yang gemuk, bahkan orang kurus dengan perut rata pun sebebnarnya memiliki lemak perut. Beberapa lemak berada tepat di bawah kulit Anda, yang terlihat, tetapi kadang-kadang berada jauh di dalam di sekitar paru-paru, hati, ginjal, dan jantung Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar