Suara.com - Seorang wanita asal Inggris, Nicola Guinness, terlahir dengan dua rahim, dua leher rahim dan dua vagina sempat berpikir tidak akan bisa hamil. Kenyataannya, Nicola justru terkejut bahwa dirinya bisa memiliki seorang keturunan.
Sebelumnya, Nicola sudah menginginkan seorang anak sejak usia 18 tahun. Tetapi ketika usia 15 tahun, dokter memberi tahu kondisi anatominya yang ganda membuatnya sulit untuk memiliki keturunan.
Berkali-kali Nicola hamil tetapi selalu keguguran sampai 6 kali. Karena, Lapisan dindin rahim Nicola telah menghalangi suplai makanan dan oksigen untuk bayinya yang berdampak pada tumbuh kembang.
"Saya sudah menginginkan seorang anak sejak usia 18 tahun. Tetapi setiap kali saya hamil, itu hanya bertahan 4 bulan dan saya selalu mengalami keguguran," kata wanita berusia 26 tahun itu dikutip dari Daily Mail.
Kondisi ini pun membuat Nicola sangat sedih, terpuruk dan sering menangis. Ia sempat memohon kepada dokter untuk melakukan tindakan operasi yang memisahkan organ gandanya.
Tetapi, ahli bedah menolak permintaannya karena terlalu berisiko. Dokter justru menyarankan Nicola untuk mencari perempuan yang bisa mengandung anaknya.
"Dokter hanya mengirimi surat untuk memberi tahu bahwa saya tidak bisa memiliki seorang anak dengan kondisi seperti ini. Pemberitahuan itu sangat membuatku terpukul karena saya ingin menjadi seorang ibu," tuturnya.
Nicola akhirnya menemukan seorang spesialis di Rumah Sakit Ipswich yang menawarinya operasi memisahkan organ seksualnya untuk mengubah kehidupannya. Ia pun menerima tawaran tersebut dan melakukan operasi untuk memisahkan organ seksualnya yang ganda.
Selang 8 bulan setelah operasi, Nicola akhirnya hamil anak pertamanya dengan kondisi rahim dan vagina yang masih terbelah dua.
Baca Juga: Reza Rahadian Cium Kiky Saputri, Mantan Istri Sule Hamil 8 Bulan
"Sebagian besar wanita hanya akan membutuhkan waktu 9 bulan untuk memiliki seorang anak, tetapi aku telah menunggu kehamilan ini selama 8 tahun," ujarnya.
Meski begitu, Nicola juga tidak bisa melahirkan anaknya secara normal. Nicola harus melahirkan anaknya melalui operasi caesar karena masih memiliki dinding yang memisahkan leher rahim dan vaginanya.
Akibat organ intimnya yang ganda, Nicola juga mengalami periode datang bulan yang berbeda dengan wanita lainnya. Karena ia mengeluarkan banyak darah hingga tak bisa ditampung menggunakan tampon.
Nicola mengalami hal itu sejak pertama kali menstruasi. Saat itu kondisi Nicola sempat salah didiagnosis dengan uterus didelphys yang mirip dengan septate uterus.
Septate uterus salah satu kelainan paling umum yang memengaruhi tahim dan berkaitan dengan hasil reproduksi paling buruk. Kondisi ini membuat wanita lebih sering mengalami keguguran, prematur dan infertilitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?