Suara.com - Banyak orang yang masih berpikir bahwa tidak berdarah saat malam pertama menandakan sang pengantin perempuan sudah tidak lagi perawan.
Datang dari masalah ini, sebuah perusahaan bernama i-Virgin memproduksi pil keperawanan. Pil ini pun memiliki tagline 'darah untuk malam pertama'.
Bahkan, produsen menuliskan dalam deskripsi bahwa produk ini akan mengeluarkan darah palsu saat malam pertama, tidak berefek samping, tidak menggunakan jarum, dan tanpa anastesi.
Satu bungkus, yang terdiri dari dua pil, digunakan sehari sebelum pernikahan dan satunya lagi dikonsumsi satu jam sebelum malam pertama.
"Ini bukan sepenuhnya pil, tetapi supositoria. Anda memasukkannya dua atau tiga sentimeter ke dalam dinding rahim, 30 menit hingga satu jam sebelum hubungan seksual. Membran di sekitar suppositoria menyerap uap air, dan, setelah dipanaskan oleh suhu tubuh, plasma dilepaskan," tutur penjual, melansir Cosmopolitan.
Sang penjual menjelaskan, suppositoria ini bekerja dalam kecepatan yang berbeda pada setiap perempuan. Jadi, calon pengantin wanita perlu melakukan uji coba terlebih dahulu sebelum malam pertama.
Suppositoria merupakan cara pemberian obat dimasukkan ke anus, vagina, atau uretra (saluran kemih). Obat jenis ini mudah meleleh pada suhu tubuh.
Meski begitu, sebenarnya hal ini juga berisiko. Kemungkinan, misal pasangannya belum ingin berhubungan intim pada malam itu.
Selain itu, Dr. Sima Rezazadeh, ahli kandungan spesialis ginekologi asal Iran yang berbasis di AS, mengungkapkan pria yang berpengalaman secara seksual mungkin dapat membedakannya.
Baca Juga: Tidak Semua Wanita Akan Berdarah saat Malam Pertama, Ini Alasannya!
Rezazadeh pun memiliki kekhawatiran produk ini akan disalahgunakan oleh orang-orang tertentu untuk merusak kesucian, kejujuran, dan kepolosan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang