Suara.com - Alat kontrasepsi pria pertama di dunia dalam bentuk suntik akan segera hadir di India. Minggu ini, para peneliti di India mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan uji klinis dari alat kontrasepsi pria suntik yang dikenal dengan reversible inhibition of sperm under guidance (RISUG).
Dilansir dari Live Science, produk ini disuntikkan di dekat testis dan bisa bertahan hingga 13 tahun, kata para peneliti. Sekarang produk telah diserahkan kepada Pengendali Obat Umum India, departemen pemerintah yang bertanggung jawab untuk menyetujui obat-obatan di negara tersebut.
"Produk siap, dengan hanya persetujuan peraturan yang tertunda," dr. RS Sharma, ilmuwan senior di Dewan Penelitian Medis India, yang melakukan penelitian.
Uji coba yang panjang melibatkan lebih dari 300 pria dan menunjukkan bahwa produk tersebut memiliki tingkat keberhasilan lebih dari 97% dalam mencegah kehamilan.
RISUG melibatkan menyuntikkan polimer ke vas deferens, tabung yang membawa sperma dari testis, sehingga menghalangi sperma meninggalkan tabung. Suntikan diberikan di bawah anestesi lokal, demikian dilaporkan Hindustan Times.
Inovasi ini akan menjadi alternatif selain vasektomi. Di mana vasektomi melibatkan memotong, mengikat atau membakar vas deferens, dan membalikkan prosedur memerlukan operasi rumit yang tidak selalu efektif.
Para peneliti pada awalnya meminta persetujuan untuk RISUG sebagai bentuk permanen kontrasepsi, seperti vasektomi, tetapi berencana untuk menyediakan lebih banyak data yang mendukung reversibilitasnya.
Pejabat India mengantisipasi akan memakan waktu enam atau tujuh bulan untuk mendapatkan persetujuan yang diperlukan untuk memproduksi RISUG.
Di Amerika Serikat, obat serupa yang disebut Vasalgel sedang dalam pengembangan.
Baca Juga: Tingkatkan Kespro, PKBI Ingatkan Pentingnya KB dan Alat Kontrasepsi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak