Suara.com - Mengantuk setelah makan siang tentu sudah menjadi hal yang biasa bagi Anda bukan? Hal ini terjadi akibat pankreas memproduksi insulin untuk mengatur gula darah.
Jadi, semakin berat makanan, semakin tinggi produksi insulin, yang akan meningkatkan kadar gula darah. Akibat peningkatan insulin ini, tubuh akan menghasilkan hormon tidur yang diubah menjadi serotonin dan melatonin di otak.
Agar produktivitas di siang hari tidak terganggu, Anda dapat melakukan berbagai cara di bawah ini untuk mencegah rasa kantuk yang dilansir Food.ndtv.com.
1. Jangan duduk, lebih baik berjalan-jalan
Jangan langsung kembali bekerja tepat setelah Anda makan, yang perlu dilakukan adalah berjalan-jalan di tempat atau naik tangga.
Pergerakan ini akan membantu tubuh meningkatkan oksigen dalam darah dan meningkatkan tingkat energi Anda.
2. Kunyah permen karet
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Physiology and Behavior, mengunyah permen karet dapat mengurangi kelelahan dan memastikan kewaspadaan Anda meningkat.
Kunyah permen karet setidaknya selama lima menit agar merasa berenergi lagi.
Baca Juga: Selain Mengantuk, Kondisi Kesehatan Ini Juga Bisa Sebabkan Kecelakaan
3. Minum air yang cukup
Dehidrasi dapar menyebabkan kantuk, kelelahan, suasana hati yang rendah dan kesulitan berkonsentrasi. Pastikan Anda minum cukup air sepanjang hari.
4. Kontrol porsi
Makan berlebihan dapat dengan mudah menyebabkan tubuh lesu dengan memperlambat pencernaan, yang selanjutnya memberi Anda perasaan tidak nyaman dan kembung.
Oleh sebabnya, mengatur porsi makan dapat menghindarkan Anda dari rasa kantuk dan lesu serta mengatur kadar gula darah.
5. Hindari gula dan lemak
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak