Suara.com - Kehamilan kembar Syahnaz Sadiqah, adik Raffi Ahmad, sudah memasuki trimester akhir. Syahnaz pun mulai mempersiapkan beberapa hal untuk menyambut kelahiran bayi kembarnya, termasuk cara merawat bayi.
Baru-baru ini Syahnaz ditemani oleh suaminya, Jeje Govinda, belajar cara merawat bayi oleh profesional, mulai dari cara memandikan, mengganti popok, hingga membedong bayi.
Saat itu Syahnaz dan Jeje juga turut mengajak Paula Verhoeven dan Baim Wong yang akan melahirkan anak pertama untuk belajar merawat bayi.
Mereka terlihat serius memperhatikan setiap tahapan merawat bayi laki-laki maupun perempuan yang dipraktikan oleh profesional.
Nah, melansir dari hellosehat.com, berikut ini cara mengganti popok bayi laki-laki dan perempuan.
1. Menyiapkan peralatan
Siapkan 1 buah popok ganti, lap lembap atau tisu basah, handuk kering, body lotion bayi dan lainnya. Pastikan semua peralatan sudah siap dan dekat dari jangkauan.
Anda juga perlu mengalasi tempat untuk menggantikan popok bayi dengan perlak atau alas lain yang empuk. Lepaskan baju bayi terlebih dahulu sebelum mengganti popoknya.
2. Pegang bayi dengan satu tangan
Baca Juga: Tangan Bayi Baru Lahir Memar, Ternyata Dokter Salah Suntik 10 Kali!
Pastikan pegang bayi Anda menggunakan satu tangan dengan cara menggantikan popok bayi. Tangan satu bertugas memegang kaki bayi agar tidak bergerak dan satunya melepaskan popok sekaligus membersihkan pantat bayi.
3. Membersihkan area intim bayi
Cara membersihkan area intim bayi laki-laki dan perempuan pastinya berbeda. Pada bayi laki-laki, usapkan lap lembut atau tisu basah bayi mulai dari penis, buah zakar (testis) dan daerah sekitarnya sebelum pindah ke pantat.
Sebelum membersihkan bagian pantat, Anda bisa tutup penisnya dengan lap bersih agar tidak mengencingi Anda. Jangan lupa untuk membersihkan setiap lipatan dan kerutan kulit.
Sedangkan bayi perempuan, Anda bisa memberishkan alat kelaminnya dari atas ke bawah atau depan ke belakang menggunakan tisu basah bayi. Jangan lupa untuk pisahkan labia bayi secara perlahan.
Setelah organ intim bayi perempuan selesai dibersihkan, tunggu sampai kulit bayi mengering lalu usap dengan handuk bersih yang kering.
4. Pasangkan popok baru dan buang popok lama
Setelah semuanya bersih, Anda sudah bisa memakaikan bayi dengan popok baru. Jangan lupa untuk menyingkirkan dan membuang popok lama dengan direkatkan agar isinya tidak tumpah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI