Suara.com - Jamur kaki mungkin bukan termasuk sebagai masalah penyakit yang membahayakan. Namun, kondisi ini tentu menjengkelakan dan memalukan, karena memengaruhi penampilan kaki indah Anda.
Kondisi ini juga dikenal sebagai 'tinea pedicle', artinya infeksi jamur kaki yang sangat umum pada manusia, yakni sekitar 15 persen dari populasi dunia.
Infeksi jamur kaki ini disebabkan oleh jamur Microsporum dan Trichophyton epidermophyton dari keluarga dermatofita. Jamur ini bisa menyebar ke kuku, tangan, selangkangan, hingga bawah ketiak.
Adapun gejala infeksi jamur kaki seperti yang dilansir dari Plants Hospital, seperti gatal, peradangan, radang kulit, dan bau menyengat.
Penyakit kulit ini bisa disebabkan karena organisme jamur memasuki tubuh melalui luka kecil di kulit. Kondisi ini pun lebih rentan dialami pria, terutama mereka yang sering berkeringat dan menggunakan sepatu.
Sejauh ini, penyakit ini bisa diatasi dengan salep antijamur, lotion, dan krim. Namun, Anda juga bisa menggunakan minyak esensial pohon teh dan minyak esensial lemon untuk mengatasinya.
Lantas, bagaimana cara pemakainnya? Berikut Suara.com merangkum.
1. Minyak pohon teh
Minyak pohon teh disebut juga melaleuca yang berasal dari Australia. Minyak pohon teh ini merupakan minyak terbaik untuk membunuh jamur dan membersihkan kulit agar tidak menjadi tempat jamur berkembang.
Baca Juga: Tertular Virus Gastro, Acha Sinaga Muntah hingga 3 Liter
Caranya, tambahkan tiga tetes minyak pohon teh ini ke dalam satu sendok makan minyak almond. Gunakan campuran minyak esensial ini untuk memijat kaki yang terkena sebanyak dua kali sehari.
2. Minyak lemon
Minyak esensial lemon memiliki banyak manfaat medis karena bersifat antivirus, antiseptik, dan antijamur. Minyak ini membantu mempercepat sistem pencernaan, memperkuat kekebalan tubuh, dan meningkatkan proses pernapasan.
Kaitannya dengan jamur kaki, minyak essensial lemon ini bisa memperbaiki kondisi kulit yang rusak. Caranya adalah dengan menambahkan delapan tetes minyak lemon dan minyak zaitun ke satu liter air hangat.
Setelahnya, rendam kaki yang terkena infeksi jamur ke campuran minyak tersebut selama 20 menit. Anda bisa mengulangi metode ini setiap malam sampai masalah hilang.
Berita Terkait
-
Benarkah Tisu Toilet Beraroma Picu Infeksi Jamur? Ini Penjelasan Ahli Kesehatan
-
Tips Atasi Masalah Kulit Saat Cuaca Panas, Waspada Ruam Panas hingga Infeksi Jamur!
-
Malas Mandi Gak Cuma Bikin Jerawatan, Risikonya Infeksi Jamur Sampai Penyakit Kelamin!
-
5 Jenis Infeksi Jamur yang Kerap Menyerang Kucing dan Cara Mencegahnya
-
Jangan Asal Pilih, Ini 4 Tips sebelum Membeli Minyak Esensial
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma