Senyawa dalam kayu manis juga bisa mengurangi kadar gula darah dengan menurunkan resistensi insulin. Hal ini bisa menaikkan efektivitas kerja insulin dalam tubuh. Lebih lanjut, kayu manis bisa memperlambat pemecahan karbohidrat dalam usus Anda untuk mencegah kadar gula setelah makan.
4. Mengurangi berat badan
Manfaat teh kayu manis disebut-sebut mampu membantu Anda menurunkan berat badan. Beberapa penelitian menemukan hubungan antara konsumsi kayu manis dengan penurunan kadar lemak di lingkar pinggang.
Meskipun begitu, masih sedikit penelitian yang benar-benar membahas soal asupan kalori hingga gagal membedakan antara kehilangan massa lemak atau otot. Ini membuat anggapan soal hubungan penurunan berat badan dengan kayu manis sulit dinilai.
5. Melawan bakteri dan jamur
Kayu manis mempunyai sifat antibakteri dan antijamur yang kuat. Penelitian menyebutkan bahwa kandaungan cinnamaldehyde, komponen aktif utama di kayu manis, bisa mencegah pertumbuhan beberapa bakteri dan jamur.
Lebih lanjut, komponen antibakteri pada kayu manis juga membantu mengurangi bau mulut dan kerusakan gigi. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini.
6. Mengurangi kram dan gejala PMS lainnya
Manfaat teh kayu manis lainnya berhubungan dengan aktivitas menstruasi pada perempuan. Salah satunya adalah mengurangi gejala nyeri menstruasi (PMS).
Baca Juga: Sering Minum Teh dan Kopi Membuat Kafein Tertahan di Aliran Darah, Bahaya?
Sebuah penelitian melakukan percobaan pada beberapa perempuan yang diberikan 3 gram kayu manis atau plasebo setiap hari pada tiga hari pertama siklus menstruasi mereka. Perempuan yang mengonsumsi teh kayu manis ternyata mengalami pengurangan rasa sakit saat menstruasi daripada mereka yang meminum plasebo.
Kayu manis juga bisa mengurangi volume darah menstruasi, serta frekuensi muntah dan mual saat menstruasi.
Selain enam manfaat yang disebutkan di atas, teh kayu manis juga disebut bermanfaat untuk mendegah penuaan kulit, mengandung antikanker, membantu mempertahankan fungsi otak, membantu melawan HIV, dan mengurangi jerawat. Namun, perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus