Suara.com - Seorang pria 41 tahun asal Inggris nyaris meninggal dunia karena makan popcorn. Pria bernama Adam Martin itu harus menjalani operasi jantung terbuka karena mengalami infeksi di mulutnya.
Kejadian awal, Adam Martin dan istrinya tengah pergi ke bioskop. Mereka pun membeli popcorn dan memakannya selama menonton film. Setelah itu, Adam tidak menyadari ada sepotong popcorn menyangkut di gigi belakangnya.
Ia pun tidak bisa mengeluarkan popcorn tersebut selama 3 hari. Akhirnya, Adam mencoba mengeluarkan popcorn yang tersangkut menggunakan tusuk gigi, tutup pena, sepotong kawat hingga paku logam.
Tetapi, semua cara dan benda yang digunakan Adam Martin tidak berhasil mengeluarkan popcornnya. Benda-benda tajam itu justru merusak dan melukai area sekitar giginya.
Seminggu kemudian, Adam Martin mulai merasa tidak sehat. Ia sering berkeringat di malam hari, sakit kepala dan kelelahan yang disangka hanya gejala flu biasa.
Namun, kondisinya tak kunjung pulih meski sudah sebulan. Akhirnya, Adam pergi ke dokter dan didiagnosis menderita sakit jantung ringan. Meski begitu, dokter mengizinkan Adam Martin kembali pulang ke rumah dengan obat-obatan.
Sayangnya, resep dokter tetap tidak membuat kondisi Adam Martin semakin membaik. Adam terus merasa tidak sehat sampai memutuskan pergi ke Rumah Sakit Royal Cornwall.
"Saya merasa ada yang salah. Biasanya saya tidur sangat nyenyak dan ini saya merasa tidak enak. Kaki saya sakit dan saya merasa tidak enak sama sekali. Sampai akhirnya saya dirawat di rumah sakit dan menjalani tes medis," ujar Adam Martin dikutip dari World of Buzz.
Hasil tes medis Adam pun menunjukkan bahwa fungsi jantungnya telah rusak akibat infeksi. Artinya, gejala-gejala yang dirasakan oleh Adam Martin sebelumnya merupakan tanda-tanda endokarditis, yakni infeksi pada lapisan permukaan interior bilik jantung.
Baca Juga: Ini Pertolongan Pertama Pingsan Karena Obat Bius Seperti GHB
Infeksi yang dialami oleh Adam ini terjadi ketika bakteri dari mulut, kulit, usus dan daerah lain dari tubuh masuk ke dalam darah. Akibatnya, Adam Martin harus menjalani operasi jantung terbuka selama 7 jam untuk memperbaiki katup mitralnya dan mengganti katup aortiknya.
"Hati saya tidak berfungsi dengan baik lagi karena hancur. Infeksi ini telah memakan atau merusak katup," ujarnya.
Adam Martin pun merasa menyesal karena tidak pergi ke dokter gigi ketika pertama kali kesusahan mengeluarkan popcorn yang tersangkut di giginya. Ia merasa hal buruk ini mungkin saja tidak terjadi jika ditangani oleh dokter gigi.
Beruntungnya, dokter bisa menangani kondisi Adam Martin yang sudah di ambang kematian. Begitu pula Adam Martin yang merasa bersyukur nyawanya terselamatkan.
"Ini adalah pengalaman terburukku. Aku sangat beruntung, semua ini terjadi hanya karena sepotong popcorn menyangkut di gigi. Saya tidak akan pernah makan popcorn lagi," ujarnya.
Sementara itu, istri Adam Martin mengatakan bahwa infeksi suaminya bisa dengan mudah diobati dengan antibiotik jika penularannya lebih cepat. Ia juga menjelaskan bahwa mulut, seperti sakit gigi, gusi berdarah dan abses adalah semua permasalahan mulut yang bisa berdampak pada jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini