Suara.com - 5 Gaya Hidup yang Bisa Bantu Jaga Bumi, Yuk Mulai dari Sekarang!
Krisis iklim menjadi topik pembicaraan setelah banjir bandang di Jabodetabek dan Banten, serta kebakaran lahan hebat di Australia. Beragam pihak mulai menyerukan pentingnya menjaga ekosistem lingkungan demi bumi yang lebih baik.
Ingin turut berpartisipasi? Anda bisa melakukannya dengan mengadopsi beberapa gaya hidup berikut ini, seperti dilansir DW Indonesia:
1. Kurangi limbah makanan
Tahukah Anda hampir sepertiga dari semua makanan yang diproduksi oleh manusia terbuang sia-sia setiap tahunnya? Miris bukan? Jangan biarkan ada makanan tersisa di piring Anda.
Habiskan semua sisa makanan, olah kembali bumbu makanan yang berlebih dan mulailah membuat pupuk kompos dari sisa makanan Anda. Dengan pupuk kompos berarti Anda tidak perlu lagi membeli bahan kimia berbahaya apa pun.
2. Coba diet nabati
Memilih menu diet memang perlu pertimbangan matang. Mulailah masukkan menu diet nabati, sebab produk daging hewan ternak dan susu adalah salah satu penyebab deforestasi terbesar dan penyumbang utama emisi CO2.
Makan lebih banyak asupan nabati bisa menjadi salah satu langkah kecil Anda memerangi perubahan iklim.
Baca Juga: Rentan Penyakit Turunan, Kelly Tandiono Terapkan Gaya Hidup Sehat
3. Lebih dekat dengan alam
Pergi menjelajah alam dan lihat tempat-tempat indah yang belum pernah Anda kunjungi. Cara ini mungkin tidak akan berdampak langsung pada aksi perubahan iklim tapi bisa menjadi momen refleksi diri agar lebih menghargai Bumi.
Lebih dekat dengan alam juga jadi pengingat bahwa Bumi tempat kita tinggal terlalu sayang untuk diabaikan.
4. Bijak memilih alat transportasi
'Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui'. Begitu kira-kira penjelasan yang tepat bila Anda mau berpergian sambil jalan kaki atau naik sepeda. Selain tidak menyumbang emisi karbon, Anda bisa meningkatkan kesehatan.
Selain itu, bila khawatir berpergian menggunakan pesawat terbang dapat menyumbang emisi besar, gantilah transportasi Anda dengan kereta. Tetap menyenangkan bukan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin