Suara.com - Anda mungkin sering menggunakan kunyit dan lada hitam untuk menambah cita rasa masakan. Ternyata, rempah-rempah ini memiliki manfaat kesehatan luar biasa jika digabungkan.
Kunyit adalah rempah-rempah yang paling sering digunakan sebagai bumbu masakan. Rempah-rempah ini kerap dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk melawan berbagai masalah kesehatan secara alami.
Demikian pula dengan lada hitam, bumbu dapur ini juga menawarkan banyak manfaat kesehatan. Apalagi jika Anda mengombinasikannya dengan kunyit.
Berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari kombinasi kunyit dan lada hitam, seperti yang dilansir oleh NDTV, antara lain:
1. Menyerap curcumin lebih baik
Curcumin adalah senyawa utama dalam kunyit yang merupakan bahan paling aktif. Senyawa ini bertanggung jawab atas sebagian besar manfaat kesehatan dari kunyit.
Dalam hal ini, lada hitam akan membantu penyerapan curcumin lebih baik. Jadi, menggabungkan kedua rempah-rempah ini bisa membantu tubuh menerima curcumin dalam jumlah yang cukup.
2. Mengatasi peradangan
Kunyit dan lada hitam mengandung khasiat anti-inflamasi. Ketika keduanya digabungkan, campuran ini mengandung sifat anti-inflamasi yang kuat. Menurut penelitian, gabungan kunyit dan lada hitam bisa membantu mencegah gejala radang sendi.
Baca Juga: Penyidik Sebut Reynhard Sinaga Psikopat, Apa Bedanya dengan Sosiopat?
3. Meningkatkan pencernaan
Campuran kunyit dan lada hitam juga membantu meningkatkan pencernaan. Kedua rempah-rempah ini bisa meningkatkan kesehatan usus.
Penelitian juga menyoroti penggunaan kunyit dan lada hitam bersamaan bisa membuat pencernaan lebih baik. Konsumsi campuran kunyit dan lada hitam dalam jumlah kecil bisa memberi Anda kesehatan usus dan pencernaan lebih baik.
Meski banyak manfaat, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi kunyit dan lada hitam dalam jumlah besar. Anda bisa menambahkan kedua rempah-rempah ini ke berbagai makanan atau minuman untuk mendapatkan manfaat kesehatannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?