Suara.com - Seorang wanita asal Australia mengalami cedera kaki setelah melakukan pijat refleksi ketika berwisata di Bali, Indonesia. Ia pun memeringatkan para wisatawan agar berhati-hati ketika melakukan pijat.
Melinda Williams Craus, wanita asal Sydney ini mulanya melakukan pijat refleksi pada hari terakhirnya liburan di Bali. Orang yang memijat Melinda pun menggunakan minyak yang dioleskan ke kakinya.
Setelah itu, Melinda pun terpeleset ketika menuruni tangga karena kakinya yang dioles minyak. Sehingga Melinda mengalami luka kecil di jari kelingking kakinya.
Ia lantas memperlihatkan kondisi kakinya yang terluka dan mengingatkan para wisatawan agar lebih berhati-hati setelah melakukan pijat. Hal itu karena minyak pijat yang dioleskan ke kaki membuat langkah lebih licin saat memijak lantai.
Akibat kejadian itu, Melinda harus memanggil dokter ke hotelnya dan luka kakinya perlu dijahit. Beruntungnya, kecelakaan kecil itu terjadi di hari terakhirnya liburan.
"Dokter menjahit luka kakiku di kamar hotel. Hati-hati saat Anda melakukan pijat lalu menuruni tangga dengan kondisi kaki masih berminyak," ujar Melinda, dikutip dari Daily Star.
"Beruntungnya kejadian ini terjadi di hari terakhir saya di Bali. Kalau tidak, mungkin situasi liburan jauh lebih buruk," sambungnya.
Sebelumnya, seorang wisatawan asal Australia di Bali, Brianna Scot dan Katie Linane juga nyaris mengalami kebutaan setelah minum koktail.
"Awalnya kami pikir itu hanya mabuk parah. Kami bangun dalam keadaan mengalami vertigo dan penglihatan Katie buram. Saya sendiri juga tidak bisa melihat secara jelas," cerita Brianna.
Baca Juga: Belajar dari Kisah Kesha Ratuliu, Ketahui Tanda Pasangan Kasar
Ternyata pasangan wisatawan itu telah minum koktail beracun yang mengandung metanol. Hal itulah yang membuat penglihatan mereka tidak jelas dan merasa sedikit panas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien