Suara.com - Mendiagnosis sakit radang usus buntu atau dalam istilah medis adalah apendisitis, bisa menjadi rumit. Sebab, gejalanya sering samar atau sangat mirip dengan penyakit lainnya, seperti infeksi kandung kemih, kolitis, penyakit Crohn, gastritis hingga gastroenteritis.
Untuk mengetahuinya, kemungkinan dokter akan menekan lembut bagian perut kanan bawah dan menunggu apakah hal ini menyebabkan rasa sakit.
Dokter juga akan melakukan tes CT Scan atau ultrasound untuk melihat bagian perut pasien. Selain cara ini, ada juga tes lainnya untuk meyakinkan diagnosisnya.
Secara umum, apendisitis merupakan peradangan pada usus buntu, sebuah kantong berbentuk jari yang menonjol dari usus besar di sisi kanan bawah perut, menurut Mayo Clinic.
Itulah mengapa saat menderita usus buntu bagian kanan bawah perut Anda akan sakit. Namun, pada kebanyakan orang, rasa sakit dimulai di sekitar pusar dan kemudian menyebar secara bertahap, seperti nyeri tumpul, lalu kram, dan berakhir nyeri di seluruh perut.
Dilansir Very Well Health, penyakit ini terjadi akibat usus buntu tersumbat oleh cairan yang merupakan hasil dari infeksi.
Jika usus buntu tidak segera diobati, akan menyebabkan pembengkakan dan akhirnya pecah. Isi yang bocor ini akan menginfeksi seluruh perut dan dapat berakibat fatal.
Siapapun dapat menderita radang usus buntu, paling sering terjadi pada orang berusia antara 10 hingga 30 tahun.
Pengobatan standar dari kondisi ini adalah pengangkatan usus buntu secara bedah atau operasi.
Baca Juga: Hii, Lelaki Ini Mengeluarkan Cacing Pita Pascaoperasi Usus Buntu
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi