Suara.com - Permintaan Suntik Mati Meningkat di Belanda, Pasien: Saya Tidak Bisa Hidup
Praktik euthanasia alias suntik mati rupanya semakin populer di negara-negara Eropa, termasuk Belanda. Pasalnya, permintaan suntik mati diketahui mengalami peningkatan setiap tahun.
Dilansir VOA Indonesia, sebuah organisasi Belanda yang melaksanakan eutanasia menerima 3.122 permintaan tahun lalu, sebuah peningkatan sebesar 22 persen dari setahun sebelumnya, demikian kata Pusat Kepakaran Euthanasia Belanda. Euthanasia adalah praktik untuk secara sengaja mengakhiri hidup guna membebaskan seseorang dari rasa sakit yang dideritanya.
"Setiap hari, 13 orang mengatakan: tolonglah saya, saya tidak bisa terus hidup," demikian kata Steven Pleiter, direktur dari pusat yang tadinya bernama End of Life Clinic.
Pusat ini punya pakar yang memberi advis kepada dokter dalam kasus-kasus euthanasia dan tim terdiri dari dokter, psikiater, dan juru rawat yang mengunjungi pasien untuk evaluasi permohonan mereka serta menyuntikkan obat-obat fatal kalau mereka memenuhi kriteria euthanasia.
Negeri Belanda pada 2002 menjadi negara pertama di dunia yang mengesahkan euthanasia.
Praktik ini hanya bisa dilakukan oleh seorang dokter yang memberikan dosis obat mematikan di bawah persyaratan yang ketat.
Pusat Kepakaran Euthanasia mengatakan, pihaknya telah memenuhi hampir 900, sekitar sepertiga, dari permohonan yang diterimanya pada 2019.
Permohonan ini acapkali berupa kasus di mana pasien menderita demensia atau berbagai gangguan fisik terkait usia tua.
Baca Juga: Lakukan Eutanasia Atas Izin Keluarga, Dokter Malah Diseret ke Pengadilan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua