Suara.com - Virus corona Covid-19 nyatanya tidak hanya berbahaya bagi manusia, tapi juga hewan. Berbahaya kali ini bukan pada faktor penularan, tapi dari sisi diabaikan dan ditinggalkan.
Kesibukan masyarakat Wuhan, China, dalam menghadapi virus corona Covid-19 ternyata membuat warganya mengabaikan dan meninggalkan hewan peliharaannya di rumah lantaran mereka tidak bisa kembali ke rumahnya akibat Wuhan di karantina. Alhasil, banyak hewan yang tertinggal di apartemen atau rumahnya.
Mengutip laman Bored Panda, Selasa (18/2/2020), kenyataan ini kemudian memancing kelompok penyelamat hewan untuk melakukan aksi penyelamatan. Segala cara dilakukan untuk menyelamatkan hewan-hewan malang yang terkunci ini, mulai dari mendobrak pintu hingga memanjat jendela rumah dan apartemen.
Diperkirakan ada sebanyak 20.000 hewan terlantar di Wuhan, China. Beberapa yang lain mengatakan angkanya bisa mencapai 50.000 hewan. Beruntung, setidaknya ada 10 kelompok penyelamat yang turun untuk melakukan aksi penyelamatan ini.
Para kelompok penyelamat ini sedang berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan ribuan hewan. Seorang dokter hewan yang enggan disebut namanya menyebut setidaknya sudah ada lebih dari 2.000 hewan peliharaan berhasil diselamatkan sejak kota Wuhan dikarantina.
"Hewan peliharaan itu ditemukan di rumah tanpa makanan dan air. Pemilik mereka meninggalkan rumah sejak bulan lalu, dan tidak menyangka bahwa mereka tidak bisa pulang. Hewan peliharaan mulai akan mati kelaparan atau mati kehausan," ujar salah satu relawan.
Meski hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa membuktikan virus bisa menular dari manusia kepada hewan, tapi banyak orang sudah bergegas membeli masker untuk hewan peliharaan mereka.
"Di saat foto anjing di Tiongkok menggunakan masker sedang marak, tapi tidak ada bukti ilmiah bahwa masker ini bisa melindungi anjing dari penyakit infeksi atau polusi udara," tutur seorang ahli epidemiologi hewan di Rumah Sakit Hewan VCA.
Baca Juga: Menhub Tunggu Arahan Kemenkes dan Kemenlu untuk Pulangkan Sisa WNI di Wuhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata