Suara.com - Jahe dan kunyit termasuk rempah-rempah yang memiliki banyak kesehatan serta sering digunakan sebagai obat-obatan tradisional.
Kedua rempah-rempah ini memiliki sifat antiinflamasi kuat dan kaya nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Jahe dan kunyit merupakan rimpang yang berasal dari keluarga Zingiberaceae.
Tetapi, manakah antara kunyi dan jahe yang paling banyak untuk kesehatan kita? Ada baiknya dilansir oleh Times of India, kita mengetahui dulu manfaat keduanya untuk membandingkan.
Jahe
Jahe mengandung banyak senyawa bioaktif dan nutrisi yang bermanfaat untuk otak dan tubuh kita. Jahe mengandung gingerol dan cukup kuat untuk mengatasi penyakit. Jahe juga mengandung magnesium, vitamin C, vitamin B6, fosfor, tembaga, besi, kalsium dan seng dalam jumlah kecil.
Adapun manfaat jahe, mulai mengobati berbagai bentuk mual, mengurangi rasa sakit dan nyeri otot, mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan kolesterol hingga meningkatkan fungsi otak.
Jika Anda ingin meningkatkan pencernaan, campurkan irisan tipis jahe dengan garam dan jus jeruk nipis sebelum dan sesudah makan. Jahe juga bisa meningkatkan nafsu makan.
Khusus mengobati batuk dan pilek, Anda bisa membuat jus jahe dengan campuran daun kemangi dan madu yang ampuh untuk mengobati penyakit ini.
Kunyit
Baca Juga: Lebih dari 3.000 Staf Medis di China Terinfeksi Virus Corona
Kunyit merupakan sumber zat besi dan mangaan yang sangat baik. Rempah-rempah ini juga mengandung vitamin B6, serat makanan, tembaga dan kalium.
Kunyit juga memiliki fitronutriun, termasuk curcumin, demethoxycurcumin, tumerone dan tumenorol. Curcumin adalah senyawa anti-inflamasi alami dalam kunyit.
Curcumin sebagai bahan aktif utama dalam kunyit memiliki efek anti-inflamasi kuat dan antioksidan yang kuat. Namun, kandungan curcumin dalam kunyit hanya sekitar 3 persen.
Adapun manfaat kesehatan dari kunyit, seperti menurunkan risiko penyakit otak, mencegah dan mengobati kanker, mengatasi depresi, menunda penuaan, memperlancar sirkulasi darah hingga detoksifikasi hati.
Jika Anda ingin membangun kekebalan tubuh, cukup campurkan kunyit ke dalam susu hangat untuk mengobati pilek sekaligus membangun kekebalan tubuh.
Anda juga bisa menggunakan kunyit sebagai perawatan kecantikan wajah, baik sebagai cuci muka, masker wajah, masker rambut dan lainnya.
Berita Terkait
-
Resep Jamu Kunyit Asam, Bisa Lancarkan Haid Pada Perempuan Lho!
-
Minum Air Rebusan Jahe Tiap Pagi dan Malam, Rasakan 5 Efeknya pada Jantung
-
5 Bunga Ini Ternyata Bisa Dimakan, Punya Manfaat Kesehatan Juga lho!
-
Nagita Slavina Suka Makan Jamur Truffle, Ketahui 5 Manfaat Kesehatannya!
-
Maia Estianty Makan Kaviar Harga Jutaan, Ketahui Manfaat Kesehatannya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia