Suara.com - Aturan belajar dari rumah membuat orangtua harus memutar otak memastikan anak-anak tidak kehilangan waktu belajar mereka yang berharga.
Meski pembelajaran dapat dilakukan kapan saja, tapi hanya sedikit metode belajar yang benar-benar dapat membuat anak merasa terlibat.
Untungnya ada teknologi yang memudahkan anak tetap belajar dari rumah termasuk belajar mengenal flora dan fauna.
Dihimpun dari siaran tulis Google, berikut ini lima cara baginorangtua untuk memperkenalkan keajaiban flora dan fauna cukup dari smartphone.
1. Temui hewan Augmented Reality (AR) seukuran aslinya di Google Search
Anda dapat menunjukkan kepada anak-anak beruang coklat, hiu, dan 27 hewan lain seukuran aslinya dengan pencarian sederhana di Google Search. Anda dapat membawa hewan-hewan ini ke ruang Anda, sehingga anak-anak dapat melihat seberapa besar atau kecilnya mereka, dan bagaimana mereka membandingkannya dengan, katakanlah, sofa atau barang-barang di rumah.
2. Kenali berbagai suara asli hewan melalui Google Search
Selain melihat perkiraan ukuran asli seekor hewan, cukup dengan mencari “suara hewan” di Google Search, Anda juga dapat memperkenalkan berbagai suara asli hewan-hewan pilihan.
3. Identifikasi tanaman atau hewan peliharaan dengan Google Lens
Dengan Google Lens, Anda dapat mencari apa yang Anda lihat dan pelajari tentang dunia di sekitar Anda.
Ketika sedang di pekarangan rumah Anda atau dan anak-anak bertanya tentang jenis tumbuhan atau hewan yang mereka lihat, Anda dapat mengeluarkan ponsel Anda, membuka aplikasi Google Lens dan mendapatkan bantuan menemukan jawabannya.
Baca Juga: Sinopsis Itaewon Class: Kehidupan Keras Park Sae Royi
4. Pelajari tentang fakta seputar flora dan fauna di Google Search
Apa yang dimakan Panda Raksasa? Berapa panjangkah seekor Python? Dimanakah habitat macan tutul? Perkenalkan anak - anak Anda kepada fakta seputar flora dan fauna melalui knowledge panel hewan di Google Search.
Cukup dengan cari hewan atau tumbuhan yang ingin Anda pelajari, dan temukan kotak dengan detail menarik seperti nama ilmiah hewan, masa hidup mereka, dan makanan yang mereka konsumsi.
5. Selami dunia bawah laut
Ajak anak Anda untuk bertualang di bawah air di Raja Ampat, Taman Nasional Bunaken, Bali, hingga pulau Komodo. Yang Anda butuhkan hanyalah Google Maps, untuk menjelajahi keindahan alam Indonesia yang menakjubkan.
Underwater Street View ini dibuat oleh tim XL Catlin Seaview Survey yang menggunakan kamera panorama yang dipasang pada skuter bawah air yang dikemudikan seorang penyelam. Inisiatif ini adalah bagian dari studi global yang didedikasikan untuk memantau perubahan karang laut dan mengungkapkan perubahan itu kepada dunia.
Ada beberapa cara lain yang dapat Anda ajarkan kepada anak-anak Anda tentang tanaman dan hewan di planet kita dengan bantuan dari smartphone Anda. Yuk terus kita ajak anak-anak menjadi penjelajah dunia yang cerdas dalam memanfaatkan kebaikan internet dan teknologi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?