Suara.com - Dokter dan perawat adalah orang yang berada di garda terdepan dalam melawan wabah virus corona Covid-19. Tugas besar ini tentu bukan hal mudah bagi mereka karena harus mempertaruhkan nyawa.
Maria Lizcano Gomez, seorang perawat yang bertugas di Rumah Sakit Royal Brompton London ini pun menceritakan pengalamannya bekerja selama 13 jam di unit yang menangani pasien corona Covid-19.
Maria mengaku telah menghabiskan waktu 2 minggu terakhir untuk membantu pasien corona Covid-19. Ia menggambarkan situasi di dalam unitnya sangat panik. Tetapi, ia melihat ada sesuatu yang aneh.
"Ada sesuatu yang tidak benar dan saya merasakannya setelah saya masuk ke unitku," kata Maria dikutip dari The Sun.
Maria merasa seperti berada di medan perang ketika pertama kali menangani pasien virus corona Covid-19. Ia mengaku sangat tidak mudah memakai Personal Protective Equipment (PPE), yang mencakup sarung tangan hingga topeng selama 13 jam penuh.
"Hidung dan pipi saya terasa sakit dan merah setelah memakainya selama jam kerja," katanya.
Setelah 3 hari bertugas, Maria sempat mengalami dehidrasi dan kelelahan sampai dilarikan ke unit gawat darurat. Maria mengaku ia memang tidak minum cukup air selama 3 hari terakhir.
"Ibuku mengkhawatirkanku. Ketika aku sedang meneleponnya di taman, tiba-tiba aku merasa pusing. Setelah aku kembali pulang dan berbaring, Aku melihat ruangan rasanya berputar," katanya.
Selain mengenai kondisinya, Maria juga menceritakan situasi di ruangan ICU pasien corona Covid-19 yang dilengkapi webcam. Sehingga seseorang yang ditinggalkan oleh orang yang dicintainya karena corona Covid-19 masih bisa melihatnya melalui webcam.
Baca Juga: Pakai Masker Kain saat Wabah Virus Corona Covid-19, Ini Saran Dokter Kulit!
Maria juga mengatakan bahwa virus corona Covid-19 sangat menular, sehingga pasien mungkin saja meninggal dunia dalam perawatan dan tidak bisa mengucapkan selamat tinggal.
Maria pun sangat sadar risiko pekerjaanya menangani pasien corona Covid-19. Setelah 2 perawat NHS meninggal dunia karena virus corona Covid-19.
Dua perawat itu adalah Aimee O'Rourke (38) dan Areema Nasreen (36) yang meninggal dunia setelah menangani pasien corona Covid-19. Areema Nasreen yang meninggal karena Covid-19, tidak memiliki masalah kesehatan mendasar.
Nasreen meninggal dunia ketika bekerja di Rumah Sakit Walsall Manor di West Midlands. Beberapa jam setelah kematiannya, perawat O'Rourke (38) meninggal di Queen Elizabeth, Queen Mother Hospital di Margate, Kent.
Sementara itu, perawat ketiga yang meninggal dunia adalah seorang pria 60 tahun yang bekerja di unit perawatan intensif Rumah Sakit Southend di Essex. Sebelum meninggal, perawat pria itu sempat menjalani perawatan medis dengan alat bantu ventilator.
Beberapa hari berikutnya, para petugas medis kembali berjatuhan atau meninggal dunia karena virus corona Covid-19. Kematian pada petugas medis ini seolah pertanda bahwa pekerjaan mereka sangat berisiko di tengah pandemi virus corona Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan