Suara.com - Pakar Jelaskan Cara Aman Pakai Masker Kain, Boleh Sisipkan Tisu Basah?
Penggunaan masker saat ini bukan hanya dianjurkan kepada orang sakit dan tenaga medis. Orang sehat jika melakukan aktivitas di luar rumah juga diwajibkan menggunakan masker berbahan kain untuk menghindari risiko penularan virus Corona Covid-19.
Meski efektivitas menangkal virus tidak sebesar masker medis, tapi penggunaan masker kain bisa jadi solusi kelangkaan agar tenaga kesehatan tak kekurangan alat pelindung diri.
Agar lebih aman, penggunaan masker kain sebaiknya disisipkan dengan tisu.
"Bisa di sisipkan tisu," kata ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Syahrizal Syarif kepada suara.com, Senin (6/4/2020).
Syahrizal menyarankan, sebaiknya tisu yang digunakan jangan tisu basah. Meski tisu basah mengandung antiseptik, tapi tisu kering bisa berfungsi untuk menyerap keringat.
"Tisu biasa justru untuk serap cairan. Tapi tidak pakai tisu juga sudah oke," ucapnya.
Untuk pemakaian, masker kain disarankan hanya sekali pakai kemudian segera dicuci dengan sabun dan air bersih.
Sebelumnya, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa masker kain dapat menangkal virus hingga 70 persen.
Baca Juga: Viral Video Tutorial Bikin Masker dari Sophia Latjuba, Netizen: Kece Badai
"Sesuai hasil penelitian bahwa masker kain dapat menangkal virus hingga 70 persen. Meski demikian masyarakat tetap menjaga jarak 1 hingga 2 meter saat di keramaian," kata Wiku dalam konferensi pers melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Minggu (5/4/2020).
Masker kain tersebut sebaiknya, sambung dia, dibuat tiga lapisan. Menurut Wiku, hal itu untuk meningkatkan efektifitas dalam menangkal virus Corona Covid-19.
Wiku menjelaskan bahwa masker kain merupakan salah satu jenis masker yang biasa digunakan. Sementara dua jenis lainnya, yakni masker bedah dan masker N-95 dikhususkan untuk tenaga medis yang menangani langsung pasien Covid-19.
Meski dapat menggunakan masker, Wiku mengatakan, tindakan paling tepat tetaplah berada di rumah alias di rumah aja jika tidak ada keperluan mendesak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?