Suara.com - Ingin Kurus? Ini Cara Ubah Mindset Saat di Rumah Aja
Banyak yang mengeluhkan selama di rumah aja, berat badan jadi meningkat. Hal ini terjadi karena terlalu banyak makan dan nyemil, tapi malah sedikit bergerak.
Pakar gizi dr. Marsela Vineta mengatakan menjadi gemuk atau tidak balik lagi kepada mindset atau pola pikir. Menurutnya di mana pun orang berada kalau pola pikirnya bagaimana agar sehat. Maka nggak akan ada tuh yang namanya penambahan berat badan.
"Sebenernya kalau di rumah atau nggak, sama aja balik lagi ke mindset lagi. Dalam kondisi apapun kalau kita tahu untuk tetap jaga mulut atau apa, tetap aja sehat mau dimanapun bakalan bisa beradaptasi dengan pola makan yang sehat," ujar dr. Marsela dalam acara diskusi online Instagram Live Healthi.id dan Mealplan.id, Jumat (17/4/2020).
Ia menyatakan seharusnya orang berpikir terus makan atau nyemil saat di rumah, maka bakal dibawa kemana energi yang didapat dari makanan. Sehingga aktivitas fisik dan bergerak sangatlah diperlukan.
"Kalau nggak ada aktivitas tapi makan terus, buat apa berlebihan? Kalau banyak asupan pikirkan keluar kemana makanannya?," ungkapnya.
Cara mengubah mindset agar berat badan tidak bertambah
Pada dasarnya pastikan perut dalam keadaan kenyang dengan makanan utama. Setelah kenyang, biasanya keinginan makan tidak ada sehingga bisa ditekan.
"Contohnya kita bisa makan sayur yang banyak, otomatis kita nggak mau ngemil lagi mungkin bisa diubah," jelasnya.
Baca Juga: Ramadan di Rumah Aja, Gabung Yuk Jadi Relawan Pembaca Cerita Nabi
dr. Marsela juga menyebut pada dasarnya keinginan orang untuk makan hanya agar ada sesuatu untuk sekedar dikunyah, bukan karena lapar. Nah, hal-hal inilah yang harus dihindari.
Buah bisa dijadikan makanan yang dikonsumsi untuk cemilan. Atau bisa juga cookies low fat, namun tetap harus melihat kadar nutrisinya.
"Ada cookies low fat atau apa, tapi tetap baca nutrisinya. Kalau nonton Netflix bisa makan sambil nyemilin timun anggap aja keripik. Makan timun aja udah kerasa kenyang," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital