Suara.com - Saat puasa di bulan Ramadan, tak sedikit orang yang malah mengalami kenaikan berat badan meski aktivitas makan berkurang.
Melansir dari Hello Sehat dan Al Arabiya, ada beberapa penyebab yang membuat timbangan naik saat bulan puasa tiba.
1. Terlalu Banyak Makan saat Buka
Saat puasa, biasanya seseorang akan lapar mata dan membeli makanan yang diinginkan. Akhirnya saat buka tiba, Anda tidak bisa menahan godaan untuk makan semua makanan tersbeut.
Dilansir dari Hello Sehat, berat badan yang bertambah bisa disebabkan karena membatalkan puasa dengan makanan berkarbohidrat atau makanan dengan gula dan garam tinggi. Oleh karena itu, cobalah untuk makan makanan rendah kalori seperti buah atau salad saat membatalkan puasa.
2. Kurang Bergerak
Puasa bukan jadi alasan untuk rebahan seharian. Sebab kebiasaan tersebut yang akan membuat berat badan naik meski sudah menahan lapar sampai maghrib.
Melansir dari Al Arabiya, Anda masih bisa melakukan gerak cardio ringan saat puasa. Setidaknya gunakan waktu 15 hingga 45 menit sehari unruk kardio ringan seperti berjalan, berbelanja, atau membersihkan rumah.
3. Kurang Tidur
Baca Juga: Gandeng EVOS, Lazada Coba Rambah Ladang Esports
Menurut Hello Sehat, banyak penelitian menyebutkan bahwa orang yang kurang tidur sering kali mengalami kenaikan berat badan.
Kurang tidur sendiri akan berpengaruh pada metabolisme tubuh dan hormon leptin yang mengontrol nafsu makan.
4. Langsung Tidur Setelah Sahur
Tidur setelah sahur akan mengganggu sistem pencernaan Anda. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk kembali tidur minimal 2 jam setelah sahur.
Jika sebelum 2 jam Anda sudah tidur kembali, maka sistem pencernaan belum menghancurkan makanan sahur Anda yang tentu saja mengganggu pencernaan.
5. Melewatkan Sahur
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem