Suara.com - Kehadiran vaksin Covid-19 menjadi berita baik yang sangat dinantikan oleh masyarakat dunia, dengan harapan manusia bisa bebas dari serangan virus corona dan bisa kembali hidup normal untuk bersosialisasi.
Namun, di tengah harapan tersebut, beredar kabar seorang ilmuwan meninggal dunia setelah dirinya dijadikan bahan uji coba vaksin Covid-19. Seperti diwartakan laman Medical Daily, Selasa (28/4/2020), ilmuwan yang dimaksud adalah Dr. Elisa Granato, seorang ahli mikrobiologi dari Universitas Oxford. Padahal kenyataannya, perempuan berusia 32 tahun itu dalam keadaan baik dan sehat.
Elisa sebelumnya dikabarkan meninggal karena komplikasi setelah disuntik vaksin Covid-19. Membantah kabar itu, Elisa lantas keluar dan menunjukkan kepada publik bahwa ia sehat. Elisa menerima vaksin di hari ulang tahunnya yang ke-32 pada 23 April lalu.
"Tidak ada yang benar artikel palsu itu tentang kematianku, aku baik-baik saja," tulis Elisa dalam akun twitternya.
Tidak ingin ambil pusing tentang kabar yang menyebutkan dirinya meninggal, Elisa lebih pilih mengungkap alasan mengapa ia memutuskan menerima vaksin dalam sebuah wawancara melalui Skype.
"Saya seorang ilmuwan, jadi saya ingin mencoba mendukung proses ilmiah di mana pun saya bisa. Karena saya tidak mempelajari virus, saya merasa sedikit tidak berguna akhir-akhir ini. Jadi saya merasa ini adalah cara yang sangat mudah bagi saya untuk mendukung pengembangan vaksin ini," kata dia.
Kabar yang beredar sebelumnya, Elisa dikabarkan meninggal karena komplikasi beberapa jam usai disuntik vaksin Covid-19. Tidak hanya Elisa yang membantah, juru bicara Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial Inggis di media sosial juga membantah kabar tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma