5. Tentukan keseimbangan
Ekonomi tidak harus mengorbankan kesehatan masyarakat. Frieden mengatakan perlu menemukan keseimbangan antara memulai kembali ekonomi dan membiarkan virusnya merajalela.
Sebuah model dari Institute for Health Metrics and Evaluation di University of Washington telah merilis angka revisi yang menunjukkan bahwa 134.000 orang Amerika bisa mati pada bulan Agustus.
6. Lindungi tim medis
"Kita harus melindungi pekerja tenaga kesehatan dan staf penting lainnya, atau pahlawan garis depan perang ini," kata Frieden.
Menurut perkiraan oleh CDC, lebih dari 9.200 petugas kesehatan telah terinfeksi virus corona. Pekerja kesehatan dan staf penting berada pada risiko terbesar, dan rumah sakit menghadapi kekurangan alat pelindung diri penting seperti masker N95 untuk melindungi mereka.
7. Lindungi orang yang paling rentan
Delapan dari 10 kematian yang dilaporkan di AS berasal dari orang tua yang berusia 65 tahun ke atas, menurut CDC. Dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan riwayat penyakitnya seperti asma, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau diabetes berisiko lebih tinggi.
8. Pemerintah dan perusahaan swasta perlu bekerja sama
Baca Juga: CDC Korea: Cepatnya Penyebaran Covid-19 di Perkantoran, 43 Persen Positif
Baik pemerintah dan industri harus berkolaborasi untuk melakukan investasi besar-besaran dalam pengujian dan distribusi vaksin sesegera mungkin, kata Frieden.
Anthony Fauci, kepala Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan bahwa pada Maret, vaksin berpotensi tersedia dalam satu tahun hingga 18 bulan. Namun, para ahli masih ragu.
Namun peneliti Pusat Keamanan Kesehatan di Universitas Johns Hopkins, Dr Amesh Adalja, tidak yakin vaksin bisa diciptakan secepat itu.
"Pengembangan vaksin biasanya diukur dalam tahun, bukan bulan," katanya.
9. Jangan mengabaikan masalah kesehatan non-Covid
Sementara pandemi telah memenuhi banyak rumah sakit dengan pasien di seluruh dunia, tidak menjadikan orang lain kebal terhadap penyakit lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?